Banjir Kiriman Meluap ke Pemukiman Warga di Domas Salatiga, Tiga Rumah Terdampak
MEMBERSIHKAN : Personil BPBD Kota Salatiga di bantu sejumlah pihak membersihkan rumah warga terdampak banjir kiriman, Minggu 16 Februari 2026, malam. Foto : ist/Erna Yunus Basri--
SALATIGA, diswayjateng.com - Tiga rumah terdampak banjir kiriman akibat saluran air meluap masuk ke pemukiman warga di Kawasan Domas RT 004 RW 008, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Minggu 16 Februari 2026, malam.
banjir kiriman disertai lumpur itu, tidak sempat diantisipasi warga. Pasalnya, saluran air yang ada diatas pemukiman warga meluap akibat dari sumbatan sampah serta terdapat bekas penyanggah cor-coran.
Selain itu, sejak Minggu sore hujan terus mengguyur Kota Salatiga hingga Senin 16 Februari 2026, pagi.
BPBD Kota Salatiga merangkum, area terdampak luapan air lebih kurang 20m x 15m.
BACA JUGA: Daerah Rawan Banjir, Kecamatan Tegal Timur Prioritaskan Program Penanggulangan Genangan
Pj Sekda Muthoin mengatakan, jarak saluran air dengan rumah warga lebih kurang 30 meter.
"Kejadian tersebut imbas dari saluran air yang ada diatas pemukiman warga yang meluap akibat dari sumbatan sampah, dan warga terdampak meliputi 3 Kepala Keluarga (KK)," kata Pj Sekda Muthoin, Senin 16 Februari 2026, dini hari.
Tdak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun sejumlah perabotan rumah banyak yang rusak dan tidak dapat dipergunakan kembali.
Sebelumnya, ungkap Pj Sekda, BPBD Kota Salatiga mendapatkan laporan Syaiful, TRC – PB BPBD Kota Salatiga perihal adanya kejadian luapan air di Domas RT 004 RW 008, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.
BACA JUGA: Ekonomi Warga Desa Penakir Pemalang Masih Lumpuh, Sawah dan Ladang Rusak Diterjang Banjir Bandang
Belakangan diketahui, terkait penyebab luapan air, ditemukan penyanggah bekas cor-coran yang lupa diambil.
"Ada warga habis nge-cor, namun penyangga belum diambil dan ada seng yang menyangkut di penyangga cor tersebut memperparah dan mengakibatkan air tersumbat yang berujung pada air meluap dan mengalir ke pemukiman warga menyebakan pundasi ambrol," terangnya.
Untuk saat ini, kondisi dapat ditangani. Dimana, penyanggah cor sudah diambil beserta reruntuhan batunya.
Menjelang malam, air di saluran sudah kembali lancar.
"Tadi malam membersihkan tanah/lumpur yang masuk ke pemukiman warga terdampak," ujarnya.
BACA JUGA: Banjir Rendam 870 Rumah di Mejobo Kudus, Warga Terbantu Layanan Servis Gratis Sepeda Motor
BACA JUGA: 11 Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, Warga Desa Penakir Terisolasi Hampir Tiga Pekan
BPBD Kota Salatiga kemudian melakukan pembersihan lokasi yang terdampak kejadian luapan air.

"Dan rencananya, besok pagi kira akan melaksanakan kerja bakti bersama. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kasi Darlog, untuk melakukan pengamanan barang yang masih bisa dipergunakan," ujarnya.
Pihaknya juga telah meneruskan instruksi Wali Kota, untuk membantu warga terdampak banjir kiriman dengan mengirim sejumlah bantuan yang dikoordinasikan Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Salatiga.
BACA JUGA: Sekda Jateng Dampingi Menhub Tinjau Rel Terdampak Banjir dan Rencana Dry Port
Diantaranya, memberikan paket bantuan berupa matras, selimut dan terpal kepada tiga anggota KK terdampak luapan air ini.
"Kami menyerahkan bantuan mendesak malam tadi meliputi 7 lembar matras, 2 buah terpal, 6 buah selimut, sekaligus saat ini dalam proses pembersihan di lokasi kejadian melibatkan sejumlah unsuru diantaranya BPBD Kota Salatiga, staf Kelurahan Salatiga, personil Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga, serta relawan Kelurahan Salatiga tentunya warga sekitar kejadian," paparnya.
Selanjutnya, Pemkot Salatiga akan mengupayakan kebutuhan mendesak diantaranya paket bantuan sandang, papan dan pangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: