Tiga Hari Tenggelam, Nelayan Batang Ditemukan Meninggal di Perairan Roban Barat
Jenazah Eko Kudiran, nelayan Batang yang tenggelam tiga hari lalu tiba di RSUD Batang, Selasa malam 10 Februari 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.com — Tiga hari setelah tenggelam, Nelayan tradisional bernama Eko Kudiran, warga Dukuh Sumur, Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, yang hilang tenggelam akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kasatpolairud Polres Batang, Iptu Eko Nugrahanto menyebut bahwa jenazah ditemukan di perairan Roban Barat, Kecamatan Tulis pada Selasa 19 Februari 2026 sekitar pukul 16.30.
"Iya benar, korban Eko Kudiran ditemukan di perairan Roban Barat setelah tiga hari,"katanya saat ditemui di Ruang Pemulasaraan Jenasah RSUD Batang.
Ia menyebut tim gabungan yang terdiri atas Polairud, Basarnas, SAR Arnavat melakukan evakuasi.
BACA JUGA: Periksa Kipas Kapal di Sungai Sambong, Nelayan Tradisional Batang Tewas Tenggelam
BACA JUGA: Musim Baratan, Puluhan Nelayan Batang Dilatih Perbaiki Mesin Kapal Satu Silinder
Lalu, jenazah dibawah ke RSUD Batang untuk diidentifikasi. Hasil identifikasi dari satreskrim Polres Batang menunjukkan bahwa jenazah yang ditemukan di Roban Barat benar merupakan Eko Kudiran.
"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, lalu Dari pihak keluarga rencananya juga akan mengebumikan korban," jelasnyam
Sebelumnya, Eko dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat menyelam di alur Sungai Sambong.
Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban melakukan pemeriksaan kipas kapal KM Tunggal Pangestu.
BACA JUGA: Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Aliran Kali Tuntang Rawa Pening
BACA JUGA: Kapal Nelayan Tertahan di Laut Akibat Pendangkalan Jalur Pelabuhan Pekalongan
Kapal diketahui sedang sandar di sebelah timur SPBN AKR, kawasan yang masuk dalam jalur alur Sungai Sambong.
Korban melakukan penyelaman menggunakan peralatan selam tradisional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: