HPN dan HUT ke-80 PWI Jadi Momentum Selamatkan Guci Tegal
HPN - Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum wartawan, saat tasyakuran dan doa bersama HPN dan HUT ke 80, PWI Kabupaten Tegal, di Kafe Media, depan Kantor Diskominfo, Senin (9/2/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak sekadar menjadi ajang seremonial. Di Kabupaten Tegal, momentum ini menjelma menjadi panggilan moral untuk menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat, terutama di kawasan Gunung Slamet dan wisata Guci.
Hal itu mengemuka dalam acara tasyakuran, doa bersama, dan santunan dalam rangka HPN dan HUT ke-80 PWI yang digelar di Kafe Media, depan Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tegal, Senin (9/2/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna dengan mengusung tema “Pers Sehat, Jaga Lingkungan, Membangun Negeri; Save Slamet Mountain, Save Tourism Guci.”
Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menegaskan, delapan dekade perjalanan PWI adalah bukti nyata bahwa pers memiliki peran strategis dalam sejarah bangsa, khususnya dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan kehidupan masyarakat.
“Delapan puluh tahun perjalanan PWI merupakan bukti bahwa pers telah menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa, menjaga nilai-nilai demokrasi, serta menghadirkan informasi yang mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Ahmad Kholid, yang hadir mewakili Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman.
Menurutnya, tema HPN tahun ini sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Tegal yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah bergerak di wilayah hulu dan kaki Gunung Slamet.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga keseimbangan alam bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Pers yang sehat bukan hanya profesional dan beretika, tetapi juga peduli pada keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Dia menambahkan, tasyakuran dan doa bersama ini menjadi ikhtiar batiniah yang harus berjalan seiring dengan ikhtiar lahiriah dalam penanganan bencana.
“Kita bersyukur sekaligus memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat Kabupaten Tegal. Setiap langkah penanganan bencana harus diiringi doa agar mendapat ridho dan pertolongan Allah SWT,” ucapnya.
Ahmad Kholid juga secara khusus meminta peran aktif insan pers untuk mengawal penataan kawasan Gunung Slamet dan pengembangan pariwisata Guci yang aman dan berkelanjutan.
“Pers memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, serta pembangunan pariwisata Guci yang tertib dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tegal, Muhammad Fathurohman, mengatakan peringatan HPN 2026 di Kabupaten Tegal dikemas dalam rangkaian kegiatan yang sarat nilai sosial dan kepedulian lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: