Dampak Banjir dan Longsor Jepara, Pantai Teluk Awur Dikepung Ratusan Ton Sampah
Ratusan ton sampah pasca banjir dibersihkan dari Pantai Teluk Awur. --
JEPARA, diswayjateng.com - Pasca bencana banjir dan longsor yang melanda di Kabupaten Jepara, berdampak besar dengan menumpuknya ribuan ton sampah di kawasan pesisir pantai utara di kabupaten setempat.
Kondisi tersebut membuat sepanjang pesisir pantai dikepung sampah dan kumuh. Seperti yang terjadi di kawasan Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan Jepara.
Salah satu obyek wisata pantai di Jepara ini, ditemukan banyak sampah menumpuk yang berasal dari aliran banjir. Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak.
Tercatat sebanyak 200 ton sampah yang dimuat oleh 15 armada dump truk ini, diangkut keluar dari Pantai Teluk Awur untuk di buang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.
Aksi pembersihan sampah di kawasan Pantai Teluk Awur dilakukan berbagai pihak dan masyarakat dalam Gerakan Jepara Bersih-bersih Serentak pada Jumat (6/2/2026).
Aksi pembersihan sampah pasca banjir tidak hanya dilakukan di Pantai Teluk Awur saja. Kegiatan ini bakal serentak dilakukan di 16 kecamatan di kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Kartini.
Gerakan Jepara Bersih-bersih Serentak di Pantai Teluk Awur, sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir.
"Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat Jepara terhadap pengelolaan sampah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar dalam aksi pembersihan sampah.
Kegiatan serentak di wilayah pesisir Kabupaten Jepara ini, komitmen menjaga kebersihan lingkungan. Utamanya di kawasan pantai yang menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata Jepara. 
Tumpukan sampah kiriman banjir sempat membuat kumuh Pantai Teluk Awur--
Ary Bachtiar menyebut, Gerakan Jepara Bersih menyusul serentak di 16 kecamatan di Jepara.
“Gerakan Jepara Bersih-bersih Serentak ini akan dilaksanakan secara berkala di seluruh kecamatan” ujar Ary.
Ary menegaskan, kebersihan kawasan pantai memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan, sehingga mampu meningkatkan citra pariwisata Jepara.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara yang hadir di Pantai Teluk Awur menambahkan, program Jepara Bersih upaya edukasi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata agar lebih peduli terhadap kebersihan pantai.
“Pantai merupakan destinasi wisata yang menjadi ikon Kabupaten Jepara. Selain itu, berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika pantai bersih, wisatawan akan datang dan merasa nyaman,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: