Longsor Tiga Titik di Ungaran Timur, Polres Semarang Berjibaku Buka Akses Jalan Bersama Warga

Longsor Tiga Titik di Ungaran Timur, Polres Semarang Berjibaku Buka Akses Jalan Bersama Warga

BERJIBAKU : Tanah longsor terjadi di tiga titik di Kaligawe Ungaran Timur menyebabkan personil Polres Semarang bersama BPBD berjibaku membuka akses jalan yang tertutup bersama warga. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

UNGARAN, diswayjateng.com -Tanah
longsor terjadi di tiga titik kawasan Kaligawe, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang berdampak tertutupnya akses jalan bagi warga. 

Material yang tumpah ke jalan menjadikan  personil Polres Semarang berjibaku membuka kembali akses jalan yang tertutup bersama warga setempat. Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung.

Langkah penanganan darurat langsung dilaksanakan oleh jajaran Polres Semarang..

Dimana berdasarkan hasil pengecekan di lapangan longsor diduga dipicu tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. 

Selain itu, tidak adanya saluran pembuangan air pada talud milik warga turut memperbesar potensi terjadinya longsor.

BACA JUGA: BPBD Kabupaten Semarang Catat 17 Rumah di 3 Kecamatan Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

BACA JUGA: Bencana Tanah Bergerak Padasari Tegal, Begini Respon Gubernur Jateng

Sebagai langkah penanganan cepat, petugas melakukan koordinasi dengan BPBD dan masyarakat untuk mengevakuasi material longsoran yang menutup jalan agar dapat segera dilalui kendaraan. 

Petugas juga memasang terpal pada talud yang longsor guna mengantisipasi potensi longsor susulan.

"Polres Semarang bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi Rabu Sore 4 Februari 2026," kata Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., Kamis 5 Februari 2026.

Kapolres mengungkapkan, longsor terdapat di 3 titik lokasi di lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

BACA JUGA: Kepala BNPB Pastikan Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Jawa Tengah Maksimal

BACA JUGA: 54 Rumah Ambruk dan Rusak Terdampak Bencana Ekstrem di Jepara

Longsor terjadi hampir di waktu bersamaan sore itu, tak sampai menelan korban jiwa. 

"ersonel Polres Semarang dan Polsek Ungaran, dibantu BPBD Kab. Semarang dan warga sedang melakukan evakuasi dan pembersihan matreal yang menutup akses jalan," ungkapnya.

Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta, SH. MH., menambahkan kejadian di tiga titik tersebut sekitar pukul 15.00 Wib hingga 16.30 WIB.

Peristiwa longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kaligawe. 
"Longsor pertama terjadi di Jalan Raya Kaligawe–Mluweh RT 01 RW 05 tebing setinggi kurang lebih 7 meter panjang 10 meter, di mana batu besar dari tebing longsor dan menutup akses jalan," terang dia. 

BACA JUGA: Komunitas Masyarakat Sipil Jateng Konsolidasikan Upaya Pengurangan Risiko Bencana dan Perubahan Iklim

BACA JUGA: Senkom Mitra Polri Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Sinergi Program Pemerintah di Jateng

Longsor kedua, lanjutnya, terjadi pada talud setinggi kurang lebih 7 meter dengan panjang sekitar 8 meter, di RT 04 RW 05 milik warga bernama Mustar. 

Sementara titik ketiga terjadi kembali di Jalan Raya Kaligawe–Mluweh RT 05 RW 05 akibat longsoran tanah dari tebing setinggi sekitar 10 meter dan panjang 12 meter yang juga menutup akses jalan.

Kapolsek memastikan, kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. "Namun material longsoran sempat mengganggu akses transportasi masyarakat di sekitar lokasi," ungkap Kapolsek.

Atas kejadian ini, Polres Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait