Perjuangan Polisi Blusukan Ajak Warga Mengungsi Saat Banjir Pekalongan Meninggi
Iptu Soeprijanto Kapolsek Tirto dan TNI patroli di Desa Mulyorejo, Tirto, Pekalongan. Ajak warga mengungsi--Mukhtarom
PEKALONGAN, diswayjateng.com - Banjir yang menggenangi Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan memaksa sebagian warganya harus mengungsi ke tempat pengungsian atau tempat yang lebih aman.
Petugas dari Polsek Tirto dibantu TNI Kodim 0710 Pekalongan menggunakan perahu rela blusukan ke permukiman di Desa Mulyorejo untuk menghimbau warga mengungsi karena genangan air semakin meningkat ketinggiannya.
"Bapak Ibu karena air semakin meninggi, tolong untuk segera mengungsi, karena volume air semakin meninggi, kalau butuh armada atau perahu kami siap membantu, tolong untuk segera mengungsi, karena ketinggian air sudah 80 centimeter lebih," imbau Iptu Soeprijanto, Kapolsek Tirto, saat blusukan di permukiman warga.
Iptu Soeprijanto menambahkan, dirinya dan jajaran Polsek Tirto rutin melakukan penjagaan rumah-rumah warga yang ditinggal mengungsi.
"Jadi patroli pemukiman itu digunakan apabila warga itu sedang mengungsi, jadi rumahnya biar aman, tidak ada pencurian, makanya kita patroli. Patroli kita secara rutin, untuk antisipasi rumah yang ditinggalkan benar-benar aman. Karena banyak barang-barang yang ditinggalkan, termasuk TV, kendaraan-kendaraan, barang-barang berharga itu masih ditinggalkan warga," kata Soeprijanto.
Sebagian besar Desa Mulyorejo masih enggan untuk mengungsi, sekitar 300 warga dari total 3000 warga mengungsi di Gedung Kopindo.
"Padahal debit air ini semakin hari semakin naik, cuma mereka merasa bahwa rumahnya itu sudah ditinggikan, jadi enggan untuk mengungsi. Manakala masih bisa masak, masih bisa tidur, memilih tidak mengungsi. Padahal ketinggian air hampir satu meter itu, nggih," ujar Soeprijanto.
Sementara itu Posko Induk Darurat Banjir tersedia di depan gang masuk Desa Mulyorejo, atau di sebelah jembatan Sungai Bremi. Posko tersebut digunakan untuk menampung bantuan logistik dari donatur untuk disalurkan ke dapur-dapur umum warga yang tersebar di area permukiman.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
