Tim Oren Dibentuk, Penanganan Sampah Liar di Semarang Tengah Kian Terkendali
Tim Oren Kecamatan Semarang Tengah mulai membersihkan sampah yang menggunung di sejumhlah titik.-Dok pemkot semarang-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, diswayjateng.id – Persoalan penumpukan sampah liar di wilayah Kecamatan Semarang Tengah mulai teratasi setelah dibentuknya Tim Oren sebagai langkah mendukung program Semarang Bersih. Tim ini berperan aktif menangani sampah di sejumlah titik yang belum terjangkau layanan rutin Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan penanganan sampah di perkotaan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada DLH. Menurutnya, diperlukan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga keterlibatan masyarakat agar kebersihan kota dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Inisiatif ini kami lakukan untuk membantu tugas DLH. Jadi tidak hanya menunggu pengangkutan, tetapi ada langkah cepat di lapangan,” ujarnya, Selasa 3 Februari 2026.
Tim Oren dibentuk sejak empat tahun lalu, berawal dari keprihatinan pemerintah kecamatan terhadap masih maraknya warga yang membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang jalan protokol. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga merusak estetika Kota Semarang sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah kecamatan menggandeng seluruh kelurahan serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk bergabung sebagai relawan. Mereka bertugas memungut sampah di jalan protokol, jalan lingkungan, hingga titik-titik rawan sampah liar yang belum tertangani secara optimal.
“Sampah yang diambil langsung dibuang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah Semarang Tengah, selanjutnya baru diangkut oleh DLH menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” jelasnya.
Saat ini, Tim Oren Kecamatan Semarang Tengah beranggotakan 32 orang yang berasal dari 15 kelurahan dan unsur kecamatan. Para petugas mulai beraktivitas sejak pukul 04.00 WIB setiap hari untuk memastikan wilayah utama kota bersih sebelum aktivitas masyarakat meningkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: