Pria Berusia 63 Tahun Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Begini Kondisinya

Pria Berusia 63 Tahun Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Begini Kondisinya

Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah kosan lingkungan Sambak, Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Senin (2/2/2026). (Dok. Polsek Purwodadi)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - Seorang pria bernama Kasmidjan (63) tersengat listrik bertegangan tinggi di sebuah kosan di Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten GROBOGAN, Jawa Tengah, Senin sore (2/2/2026).

Dalam keterangan tertulis, Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menjelaskan, berdasarkan laporan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, bermula saat korban sedang memperbaiki kanopi pakai tangga aluminium di lingkungan Sambak, Danyang.

"Saat itu korban dibantu seorang saksi memegangi tangga di bawahnya," katanya.

AKP Siswanto menjelaskan, cuaca di lokasi saat itu sedang gerimis. Diduga ketika sedang bekerja, posisi korban terlalu dekat kabel PLN, hingga secara tidak sengaja menyenggol aliran listrik bertegangan tinggi.

"Sempat terdengar suara letusan keras yang mengakibatkan korban terjatuh,” ujarnya.

AKP Siswanto melanjutkan, berikutnya teman-teman korban yang berada di lokasi segera memberi pertolongan. Meskipun korban dalam kondisi sadar, tapi menderita luka bakar di beberapa bagian tubuh. Sehingga dibawa ke RS Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi untuk mendapatkan perawatan medis.

"Setelah menerima laporan, tim Unit Reskrim Polsek Purwodadi bersama Tim Inafis Polres Grobogan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," imbuhnya.

AKP Siswanto mengungkapkan, bahwa dari hasil pemeriksaan di TKP, petugas menemukan bekas letusan akibat arus pendek pada lantai berukuran 25 x 20 centimeter. Adapun jarak antara ujung kanopi dengan kabel tegangan tinggi PLN hanya berkisar 50 centimeter.

"Petugas juga mengamankan barang bukti berupa tangga besi setinggi dua meter, mesin gerinda dengan kabel yang terbakar, serta serpihan steker," bebernya.

Lebih lanjut, AKP Siswanto menyebut, berdasarkan pemeriksaan medis oleh dokter IGD RS Yakkum, bahwa korban mengalami luka bakar di area wajah, kedua tangan, serta kedua kaki. Luka bakar yang diderita korban sekitar 37 persen hingga 40 persen.

"Hingga saat ini, korban masih dalam keadaan sadar dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit," pungkasnya.

Pihak kepolisian pun memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam insiden itu. Kejadian murni disebabkan kecelakaan kerja yang diakibatkan persinggungan dengan kabel listrik PLN saat sedang melakukan perbaikan atap kanopi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait