Warga Pesurungan Lor Desak Penanganan Banjir Jadi Prioritas Pembangunan
PESURUNGAN LOR – Lurah Pesurungan Lor Sudarto memberikan sambutan dalam acara Musrenbangkel yang diadakan di Pendapa Kelurahan Pesurungan Lor, Rabu (28/1). --
TEGAL, diswayjateng.com - Warga Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, mendesak agar penanganan banjir menjadi prioritas utama pembangunan. Desakan ini mengemuka dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) Tahun 2026 yang digelar di Pendapa Kelurahan Pesurungan Lor, Rabu (28/1).
Musrenbangkel ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tegal Tahun 2027.
Kegiatan Musrenbangkel tersebut dibuka Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Margadana Dian Andrianto dan dihadiri Anggota DPRD Kota Tegal Daerah Pemilihan Margadana Zaenal Nurohman.
Sebelumnya, rangkaian musyawarah telah dilaksanakan mulai dari tingkat RT, RW, hingga Pra Musrenbangkel yang melibatkan perwakilan dari empat RW yang ada di Kelurahan Pesurungan Lor.
Dalam forum tersebut, mayoritas usulan yang disampaikan warga berfokus pada persoalan banjir yang hingga kini masih kerap terjadi di sejumlah titik permukiman.
Salah satu persoalan krusial yang disoroti warga adalah belum adanya talut pada saluran drainase di RT 3, RT 4, dan RT 5 RW 4. Kondisi tersebut menyebabkan air kerap meluap saat hujan deras, bahkan berdampak hingga wilayah RW 1.
Selain curah hujan, banjir juga diperparah oleh fenomena rob yang masih sering terjadi di kawasan pesisir tersebut.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Pesurungan Lor Yermia menyebut kondisi tersebut sangat meresahkan warga, terlebih saat musim hujan.
“Kalau hujan deras, air cepat meluap. Kasihan warga, aktivitas terganggu dan rumah sering tergenang,” kata Yermia.
Sebagai solusi, warga mengusulkan pembangunan talut dan perbaikan sistem drainase agar aliran air lebih terkendali. Selain RW 4, banjir juga dilaporkan terjadi di RT 2 RW 1, RT 4 dan RT 7 RW 2, serta RT 4, 5, 6, dan 7 RW 3. Untuk titik-titik tersebut, warga mengusulkan perbaikan saluran air sekaligus peninggian infrastruktur jalan melalui pemasangan paving yang lebih tinggi untuk meminimalkan genangan.
Lurah Pesurungan Lor Sudarto mengapresiasi antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi, khususnya terkait penanganan banjir. Partisipasi aktif masyarakat menjadi modal penting dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan kebutuhan warga. “Harapannya, usulan yang telah dirumuskan bisa direalisasikan demi meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat,” kata Sudarto.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: