Kabar Baik! Mulai 1 Februari 2026, KA Gumarang Berhenti di Stasiun Kradenan

Kabar Baik! Mulai 1 Februari 2026, KA Gumarang Berhenti di Stasiun Kradenan

Suasana stasiun Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--

GROBOGAN, diswayjateng.id - Mulai tanggal 1 Februari 2026, masyarakat di wilayah Kabupaten Grobogan bisa mengakses kereta api (KA) jarak jauh dengan rangkaian generasi terbaru, yaitu Stainless Steel New Generation (SSNG) dari Stasiun Kradenan dan Kedungjati.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan terdapat dua KA yaitu, KA Matarmaja dengan relasi Malang-Pasarsenen yang bisa diakses melalui Stasiun Kedungjati serta KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen PP yang dapat diakses lewat Stasiun Kradenan.

“Kedua KA tersebut memberikan alternatif transportasi yang andal bagi masyarakat Grobogan untuk menuju Jakarta atau Surabaya. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

Lebih lanjut, Luqman menyampaikan, untuk KA Matarmaja memiliki kapasitas 574 tempat duduk dan pelayanan kelas ekonomi. Sedangkan KA Gumarang memiliki kapasitas 560 tempat duduk dan dua kelas pelayanan yang meliputi kelas ekonomi dan eksekutif.

"Melalui kehadiran layanan KA jarak jauh dengan rangkaian Stainless Steel New Generation di Stasiun Kradenan dan Kedungjati, KAI berharap semakin mendekatkan pelayanan transportasi publik ke masyarakat, meningkatkan mobilitas, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Grobogan,” jelasnya.

Luqman menyebut, KA Stainless Steel New Generation termasuk hasil inovasi kolaborasi antara PT KAI (Persero) dan PT INKA (Persero) sebagai pembaruan layanan KA jarak jauh di Indonesia. Rangkaian dirancang dengan material stainless steel yang lebih kuat, tahan lama, dan mengusung desain modern untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman perjalanan penumpang.

"Pembaruan tidak hanya diterapkan pada kelas ekonomi, tetapi juga pada kelas eksekutif yang kini tampil lebih elegan dengan interior yang nyaman dan fasilitas yang semakin canggih," imbuhnya.

Luqman melanjutkan, untuk beberapa pembaruan seperti kursi yang lebih ergonomis, pintu elektrik otomatis lebih senyap, kaca jendela tempered double glass, USB charger port pada masing-masing kursi, dan lainnya bisa dirasakan pada kedua KA tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: