Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Perbaikan Talud Kali Banger yang Berusia 30 Tahun 

Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Perbaikan Talud Kali Banger yang Berusia 30 Tahun 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau Kali Banger. Pemkot Semarang berencana akan membangun talud sungaj tersebut yang sudah berusia 30 tahun.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Pemerintah Kota Semarang berencana melakukan perbaikan talud Kali Banger yang telah dibangun sejak 1996 atau sekitar 30 tahun lalu. Perbaikan ini dinilai mendesak mengingat kondisi talud yang mulai mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan anggaran khusus untuk pembetulan talud tersebut. Menurutnya, usia bangunan yang sudah cukup tua membuat perbaikan tidak dapat ditunda.

“Talud itu dibangun tahun 1996, berarti sudah 30 tahun. Memang sudah waktunya dilakukan pembetulan,” ujar Agustina keoada Diswayjateng.id saat meninjau kawasan Kali Banger di Jalan Indragiri Raya, Kota Semarang, Minggu, 25 Januari 2026. 

Agustina menjelaskan, fokus utama pemerintah kota saat ini adalah perbaikan struktur talud yang mengalami kerusakan. Sementara untuk rencana normalisasi sungai, pihaknya menyerahkan teknis pelaksanaan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. 

“Kalau normalisasi nanti teknisnya di PU. Tugas kita saat ini memastikan talud yang jebol atau rawan bisa diperbaiki,” katanya. 

Dalam kunjungan tersebut, Agustin berjalan kaki bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sambil menyapa warga yang tengah melakukan kerja bakti. Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat di sekitar Kali Banger. 

“Tadi kita lihat sendiri, masyarakatnya guyup, gotong royong. Kalau wali kota hadir, biasanya semangat warga juga bertambah,” ujarnya. 

Agustina menambahkan, kegiatan kerja bakti akan terus dilanjutkan secara terjadwal. Untuk pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan secara swadaya, pemerintah kota akan menurunkan alat berat seperti truk dan beko. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto, menyampaikan pihaknya telah melakukan survei lapangan dan menyiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk perbaikan talud Kali Banger yang direncanakan masuk pada tahun anggaran 2026. 

“DED sudah kita siapkan. Tahun 2026 fokus kita perkuatan talud dulu, karena ancaman paling sering itu kerusakan talud,” kata Suwarto. 

Selain perkuatan struktur, DPU juga akan melakukan penataan vegetasi di sekitar talud. Tanaman dengan akar yang berpotensi merusak konstruksi akan diganti dengan jenis tanaman yang lebih aman. 

Suwarto menjelaskan, normalisasi sungai belum menjadi prioritas utama dalam tahap awal. Namun, pembersihan eceng gondok dan sedimen akan dilakukan secara bertahap karena dinilai mengganggu kinerja Pompa Banger di sisi utara. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait