Terjerat OTK KPK, Bupati Pati Nonaktif Sudewo Gagal Kibarkan Bendera Start Korpri Fun Run

Terjerat OTK KPK, Bupati Pati Nonaktif Sudewo Gagal Kibarkan Bendera Start Korpri Fun Run

Ribuan peserta semangat berlari di tengah kondisi Kota Pati yang sarat masalah. --

PATI, diswayjateng.id- Gara gara terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Bupati Pati nonaktif Sudewo yang direncanakan mengibarkan bendera start Korpri Fun Run 5K di Alun-Alun Pati gagal dilakukan. 

Sesuai rundown acara dari panitia penyelenggara, posisi Sudewo digantikan Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno melepas bendera start. 

Sekedar diketahui, ketidakhadiran Bupati Pati nonaktif Sudewo karena ditahan KPK dalam perkara pemerasan dan jual beli jabatan seleksi perangkat desa (Perades). 

KPK pun mengendus ketidakberesan dalam seleksi Perades, hingga behasil menangkap Sudewo dan tiga kepala desa di Pati dengan barang bukti sementara berupa uang tunai Rp2, 6 Miliar. 

Meski demikian, even lari yang menjadi kalender nasional Korpri di Pati pada Minggu (25/1/2026) ini, tetap meriah dan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah. 

Dalam kesempatan itu, PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengapresiasi antusiasme peserta dan sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

“Bagi Kabupaten Pati, menjadi tuan rumah Pati Korpri Fun Run merupakan kehormatan, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan semangat kebersamaan antara ASN dan masyarakat,” ujar Risma. 

Risma menyebut kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat saja. Namun juga memperkuat solidaritas sosial melalui penggalangan donasi bagi masyarakat Pati yang terdampak bencana. 
PLT Bupati Pati Risma Ardhi Chandra berikan sambutan menyentuh di Korpri Pati Fun Run 2026--

Solidkan Komitmen ASN Pati

Di lain pihak, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendukung kegiatan olahraga Korpri Fun Run di Alun alun Pati. Sebab dalam menjalankan tugas, ASN di Pati harus sehat dan bugar, dan salah satu caranya adalah melalui olahraga. 

Di tengah situasi yang dihadapi di Pati, kata Sumarno, kegiatan ini menjadi momentum bagi anggota Korpri hingga tingkat kelurahan, untuk tetap solid.

“Apa pun situasi yang ada, tugas ASN tetap menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pinta Sumarno.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional, Zudan Arif Fakrullah mengatakan, kegiatan olahraga itu dirancang sekaligus sebagai gerakan kepedulian sosial korban banjir. 

“Donasi ini berasal dari pusat dan dari seluruh Indonesia, serta juga diperuntukkan bagi masyarakat Pati, dengan total bantuan sebesar Rp100 juta,” terang Zudan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: