Sungai Sengkarang dan Welo Meluap Rendam Pemukiman, 13 Warga Diselamatkan dari Kepungan Banjir

Sungai Sengkarang dan Welo Meluap Rendam Pemukiman, 13 Warga Diselamatkan dari Kepungan Banjir

Anggora polisi Polsek Wonopringgo mengevakuasi anak-anak terjebak banjir di Wonopringgo, Pekalongan (23/1/2026)-Polres Pekalongan -

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten PEKALONGAN sepanjang hari mengakibatkan Sungai Sengkarang dan Sungai Welo kembali meluap. Akibatnya, pemukiman warga di Dukuh Galangwolu, Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, kembali terendam banjir, Jumat sore (23/01/2026).

Di tengah guyuran hujan dan arus luapan Sungai Sengkarang yang deras, anggota TNI, Polri dan BPBD berjibaku menyisir pemukiman guna memastikan tidak ada warga yang terisolasi.

"Hujan lebat seharian ini membuat debit Sungai Sengkarang kembali meluap ke pemukiman warga di Galangwolu. Kami bersama rekan-rekan TNI dan BPBD segera melakukan penyisiran untuk memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan," ujar Kapolsek Wonopringgo, AKP Adhi Agung saat dikonfirmasi di lokasi evakuasi, Jumat malam.

Dalam penyisiran yang dilakukan hingga malam hari tersebut, tim gabungan berhasil menyelamatkan belasan warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati akibat ketinggian air yang terus meningkat.

"Hingga saat ini, ada 13 warga yang berhasil kami evakuasi ke tempat yang lebih aman. Proses penyisiran masih kami lakukan karena luapan Sungai Welo dan Sengkarang terpantau belum menunjukkan tanda-tanda surut," tambah Agung.

Agung menjelaskan bahwa evakuasi diprioritaskan bagi warga lanjut usia, anak-anak, dan mereka yang kondisi rumahnya berada di titik terendah. Tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati mengingat arus luapan sungai di beberapa titik terpantau cukup deras.

Tak hanya fokus pada evakuasi warga, personel Polsek Wonopringgo juga disiagakan di area pemukiman yang telah ditinggalkan pengungsi.

"Selain proses evakuasi yang masih terus berjalan, anggota kami tetap bersiaga di lapangan untuk melaksanakan patroli di pemukiman kosong. Hal ini dilakukan guna mengamankan harta benda milik warga yang ditinggalkan mengungsi agar terhindar dari potensi tindak kriminalitas," tambah Agung.

Pihak kepolisian mengimbau kepada warga yang masih memilih bertahan di rumah untuk tetap waspada dan segera melapor jika debit air kembali naik secara signifikan.

"Kami minta warga tetap siaga. Jika kondisi air semakin tinggi, jangan memaksakan bertahan. Segera hubungi petugas yang berjaga di posko terdekat agar bisa segera kami jemput," tutup Kapolsek Wonopringgo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait