Wabup Grobogan: Segera Lapor Kalau Makanan dari SPPG Meragukan
Ketua Satgas MBG Kabupaten Grobogan, Sugeng Prasetyo, saat menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus keracunan menu MBG dalam konferensi pers di depan kantor Wakil Bupati Grobogan, Rabu (22/1/2026). (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Grobogan Sugeng Prasetyo meminta kepada masyarakat khusus seluruh penerima manfaat dari program MBG supaya melapor apabila menu makanannya meragukan.
"Segera melapor apabila menemukan makanan dari SPPG yang meragukan,” tegas Sugeng yang juga sebagai Wakil Bupati Grobogan saat konferensi pers terkait kasus keracunan MBG di depan kantornya, Rabu (21/1/2026).
Sugeng kemudian menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium pada menu MBG dari SPPG Kwaron 1 yang diduga menjadi penyebab keracunan massal di Kecamatan Gubug tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kontaminasi bakteri E-Coli di sampel air minum dan beberapa menu makanan yaitu nasi kuning, telur dadar, lalapan selada, timun, dan tempe keripik,” ujarnya.
Sugeng pun meminta masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi dugaan keracunan tersebut dan lebih waspada sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar senantiasa menerapkan pola hidup bersih hingga sehat.
"Untuk SPPG wajib memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan benar, demi melindungi kesehatan para penerima manfaat,” tegasnya.
Turut mendampingi Wabup Sugeng, diantaranya Sekda Grobogan Anang Armunanto, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko, beserta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah (DKPD) Grobogan Suwarno.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: