35 Siswa SMP Negeri 17 Tegal Ikuti Pelatihan Mading Digital Bersama Radar Tegal
MENUNJUKAN-Kepala SMP Negeri 17 Tegal, Amir Alfauzi, bersama siswa dan narasumber menunjukan mading digital usai pelatihan di SMP Negeri 17 Tegal, Rabu (21/1). --
TEGAL, diswayjateng.com - Sebanyak 35 siswa SMP Negeri 17 Tegal mengikuti pelatihan mading digital dengan narasumber dari Tim Radar Tegal, di SMP Negeri 17 Tegal, Rabu (21/1). Kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan soft skill, kreativitas, serta kemampuan menulis siswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pelatihan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SMP Negeri 17 Tegal, Amir Alfauzi, dia menilai kegiatan ini sangat positif. Karena dapat mendorong siswa untuk lebih aktif menulis dan berani mempublikasikan karya mereka agar dapat dibaca oleh masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, saya meminta para siswa memiliki target menulis berita atau cerita dalam kurun waktu satu hingga dua minggu untuk dimuat melalui mading digital Radar Tegal,” ujarnya.
Menurut Amir, pelatihan mading digital dapat menjadi jembatan bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengenal dunia literasi digital sejak dini. Dia berharap para siswa mampu memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal menghadapi era digitalisasi yang semakin kompetitif.
“Di era yang serba digital seperti sekarang, saya berharap kalian bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar lebih banyak, meningkatkan kemampuan diri, dan mampu bersaing di lingkup global,” lanjutnya.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme siswa terlihat tinggi. Para peserta dibekali pemahaman dasar mengenai teknik penulisan berita, pemilihan sudut pandang penulisan, hingga pentingnya kecepatan dan akurasi informasi di era digital.
Salah satu peserta pelatihan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan baru tentang dunia jurnalistik.
“Kami sangat senang dengan terlaksananya kegiatan ini. Karena bisa mengetahui teknik dasar penulisan, apalagi di era informasi saat ini, kita tidak boleh tertinggal dan harus cepat beradaptasi,” ungkapnya.
Melalui pelatihan mading digital ini, para siswa berharap kemampuan menulis mereka dapat terus meningkat dan memiliki wadah untuk menyalurkan kreativitas. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlangsung sehingga kami bisa memanfaatkan teknologi dan media sebagai sarana belajar, agar tidak tertinggal di masa depan serta memiliki wadah kreativitas dalam menulis,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: