Wabup Risma Ardhi Chandra Ditunjuk PLT Bupati Pati, Usai Bupati Sudewo Terkena OTT KPK
Wagub Jateng Tah Yasin menyerahkan radiogram Plt Bupati kepada Wabub Pati Risma Ardi Chandra. --
KUDUS, diswayjateng.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng bergerak cepat menyikapi kekosongan kepala daerah di Kabupaten Pati, dengan menunjuk Wakil Bupati (Wabup) Pati Risma Ardhi Candra sebagai Pelaksana Tugas Bupati (PLT) Bupati Pati.
Pengangkatan Risma sebagai PLT Bupati sejak Rabu (21/1/2026), pasca Bupati Pati Sudewo terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pencegahan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1/2026) pukul 00.30 WIB.
Wabup Risma Ardhi Chandra resmi menjadi PLT dan wewenang bupati, menyusul penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka dugaan perkara jual beli jabatan perangkat desa oleh KPK.
Menindaklanjuti radiogram dari Menteri Dalam Negeri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, gubernur bergerak cepat menerbitkan Surat Nomor 131/0000757 tertanggal 20 Januari 2026.
Isi suratnya menugaskan Wabup Pati untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Pati, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66 ayat (1) huruf c.
Penyerahan SK sebagai PLT Bupati Pati diberikan oleh Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, yang hadir ke Pemkab Pati pada Rabu (21/1/2026).
Taj Yasin memberikan mandat kepada Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati, untuk dapat mengoordinasikan jalannya pemerintahan dan menjaga kondusivitas di lingkungan Pemkab Pati.
“Saya nitip keada Mas Chandra (Wabup Pati) selaku Pelaksana Tugas Bupati Pati, bisa mengoordinasikan memberikan ketenangan ketentraman di lingkungan pemerintah kabupaten Pati,” ujar Taj Yasin usai menyerahkan surat penugasan di Pendopo Kabupaten Pati.
Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Yasin juga menekankan pentingnya soliditas ASN serta profesionalitas dalam bekerja.
Wagub Yasin berpesan kepada Forkopimda, agar mendukung Plt Bupati Pati dalam mengemban tugasnya.
“Mari kita ingat dan tanamkan pada diri kita, sekarang bersama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” tegasnya dalam agenda tertutup yang dihadiri Forkopimda Pati.
Dalam kesempatan itu pula, Taj Yasin meminta TNI-Polri mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga kondusivitas wilayah Pati. Serta memitigasi potensi dampak dinamika politik di masyarakat. 
Wagub Taj Yasin memimpin rapat tertutup dengan pejabat Pemkab Pati dan Forkompinda di Pendopo Pati.--
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengaku kesiapannya menjalankan tugas dan kewenangan sesuai penugasan yang diberikan. Sekaligus berkomitmen menjaga integritas tata kelola pemerintahan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: