Kunjungan Wisata ke Semarang Tembus 8,9 Juta Sepanjang 2025, Wisatawan Asing Naik Hampir Dua Kali Lipat
Wisatawan macanegara tiba di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Jumlah kunjungan wisata ke Kota Semarang sepanjang 2025 menembus 8,9 juta orang dan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah -Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Sektor pariwisata Kota Semarang mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Jumlah kunjungan wisatawan mencapai 8.971.530 orang, melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Semarang dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menunjukkan, kunjungan tersebut masih didominasi wisatawan nusantara sebanyak 8.923.868 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat 47.662 kunjungan. Angka wisatawan asing itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada periode 2024 jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Semarang berada di angka 7.345.373 orang, terdiri atas 7.321.077 wisatawan nusantara dan 24.296 wisatawan asing.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan capaian kunjungan wisatawan sepanjang 2025 telah melampaui target awal yang dipatok sekitar 8,2 juta kunjungan.
“Kunjungan wisatawan pada 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Target kami sekitar 8,2 juta, tetapi realisasinya mencapai hampir 8,9 juta wisatawan,” ujar Indriyasari saat dihubungi, Selasa, 20 Januari 2026.
Perempuan yang akrab disapa Iin itu menyebutkan, capaian tersebut menjadikan Kota Semarang sebagai daerah dengan jumlah kunjungan wisata tertinggi di Jawa Tengah. Ia juga optimistis tren positif pariwisata akan terus berlanjut pada 2026.
Menurutnya, tingginya arus kunjungan wisatawan turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi daerah, terutama sektor perdagangan, kuliner, transportasi, dan jasa.
Disbudpar mencatat, Kawasan Kota Lama Semarang masih menjadi destinasi utama wisatawan. Akses yang terbuka dan tidak dipungut biaya menjadikan kawasan heritage tersebut ramai dikunjungi berbagai kalangan.
“Kekuatan Kota Lama ada pada nilai sejarahnya yang khas dan tidak dimiliki daerah lain. Ditambah lagi, kuliner khas Semarang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan,” jelas Iin.
Lonjakan jumlah wisatawan asing juga dipengaruhi oleh meningkatnya kedatangan kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Pada awal 2026, tercatat sudah ada empat kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara ke Kota Semarang.
“Sekarang wisatawan kapal pesiar tidak langsung dibawa ke luar kota. Mereka juga berwisata di Semarang, berbelanja, dan menikmati kuliner lokal,” ungkapnya.
Berdasarkan data Disbudpar, tiga destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing meliputi Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, dan Klenteng Sam Poo Kong.
Sementara itu, destinasi favorit wisatawan nusantara antara lain Kota Lama Semarang, Pantai Marina, Masjid Agung Jawa Tengah, Lawang Sewu, Awanncosta, Semarang Zoo, Gelanggang Pemuda Manunggal, Taman Mini Jateng Puri Maerokoco, Klenteng Sam Poo Kong, serta Museum Ronggowarsito.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


