Perkuat Sinergi Pangan, Robby Teken Komitmen Ketahanan Pangan Jateng 2026
SOLO, diswayjateng.com - Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG turut menandatangani Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Jawa Tengah Tahun 2026.
Kehadiran Wali Kota didampingi Pj Sekretaris Daerah serta Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga.
Komitmen Bersama ditandatangani Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, BPS Provinsi Jawa Tengah, serta Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah itu, berlangsung di The Sunan Hotel Solo, Rabu 14 Januari 2026.
Sebagai informasi, kegiatan komitmen Ketahanan Pangan ini merupakan bagian dari upaya Jawa Tengah dalam mewujudkan swasembada pangan 2026, termasuk pencapaian target produksi padi sebesar 10,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Menyoroti Pemahaman IKK yang Belum Merata
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Penerapan Manajemen Talenta ASN Bersama
"Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga serta meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Ia menandaskan, bahwa penandatanganan komitmen ini memperkuat stabilitas produksi dan distribusi pangan agar ketersediaan pangan masyarakat tetap terjamin secara berkelanjutan.
Sekaligus, Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.
Lebih jauh Gubernur memaparkan, bahwa pencapaian target ketahanan pangan tidak dapat dilakukan pemerintah provinsi secara mandiri.
BACA JUGA: BAZNAS Mitra Strategis Pemkot, Wali Kota Salatiga Dorong Transparansi dan Inovasi Program
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Berkomitmen Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
"Harus melibatkan dukungan lintas wilayah dan lintas instansi, (dukungan) para bupati/wali kota," tegasnya.
Penandatanganan bersama ini, juga menekankan bahwa langkah strategis mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target nasional tahun 2026, seiring peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku sektor pangan di Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

