Uji Coba WFA di Solo, ASN Keluar Biaya Lebih Namun Berdampak Positif ke UMKM

Uji Coba WFA di Solo, ASN Keluar Biaya Lebih Namun Berdampak Positif ke UMKM

Walikota Solo, Respati Ardi-Achmad Khalik Ali-

SOLO, diswayjateng.com - Pelaksanaan uji coba kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solo memunculkan dinamika tersendiri. Di satu sisi, ASN mengakui adanya peningkatan pengeluaran harian.

Namun di sisi lain, Pemkot Solo menilai kebijakan tersebut justru memberi efek positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sejumlah ASN yang mengikuti uji coba WFA pada Rabu 14 Januari 2026 menyebut aktivitas kerja tetap berjalan normal meski dilakukan di luar kantor. 

Bedanya, lokasi kerja berpindah ke ruang publik, salah satunya warung makan atau kedai.

“Secara pekerjaan tidak jauh berbeda, tetap fokus menyelesaikan tugas sesuai jam kerja. Hanya saja kemarin itu kerjanya di tempat makan, bukan di kantor,” ujar seorang ASN Pemkot Solo yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengakui suasana kerja terasa lebih santai dan membantu mengurangi kejenuhan. Namun konsekuensinya, pengeluaran harian menjadi lebih besar dibanding hari kerja biasa.

“Kalau duduk dari pagi sampai siang di warung, rasanya nggak enak kalau cuma pesan minum. Akhirnya beli makan, nambah minum lagi. Jadi ya wajar kalau pengeluaran agak naik,” tuturnya.

Fenomena tersebut turut menjadi perhatian Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang turun langsung memantau pelaksanaan uji coba WFA. 

Menurutnya, peningkatan pengeluaran ASN bukanlah persoalan utama, selama kinerja tetap terjaga dan ada manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Kami ingin melihat plus minusnya dulu. Tapi semangatnya jelas, ini bagian dari upaya menggerakkan ekonomi lokal dan nglarisi UMKM,” ujar Respati.

Respati menilai, selain menjaga produktivitas, WFA juga mendorong ASN berinteraksi langsung dengan pelaku usaha kecil di Kota Solo. 

Ia menilai pola kerja fleksibel ini dapat menjadi salah satu instrumen kebijakan yang selaras dengan upaya pemulihan dan penguatan ekonomi rakyat.

Pemkot Solo memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum kebijakan WFA diputuskan untuk diterapkan secara lebih luas. 

Masukan dari ASN menjadi bahan pertimbangan utama agar kebijakan tersebut tetap adil, efektif, dan berdampak positif bagi semua pihak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait