Dapur Umum PMI Pati Suplai Nasi Bungkus dan Sembako ke Warga Terdampak Banjir
Tim PKK dan Dharma Wanita tergerak melakukan aksi kemanusiaan ke warga terdampak banjir. --
PATI, diswayjateng.com— Merespon penderitaan warga terdampak bencana banjir, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati bersama Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pati tergerak melakukan aksi kemanusiaan di dapur umum PMI.
Mereka menyalurkan 500 nasi kotak kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. Aksi dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Pati,Atik Kusdarwati Sudewo, bersama Camat Pati Kota.
Hal ini dilaksanakan mengingat jumlah desa yang dilanda banjir meningkat. Sehingga, Pemkab Pati sigap membuka sejumlah dapur umum dan posko pengungsian di sejumlah lokasi.
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pati semakin meluas hingga Kamis (15/1 2026). Memasuki hari kelima, banjir telah merendam 93 desa di 19 kecamatan.
Jumlah desa yang terendam banjir ini mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya, yang hanya mencakup 63 desa.
Kondisi curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Pati, menjadi penyebab debit air tak kunjung surut. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan terus bertambah.
Adapun bantuan disalurkan ke beberapa titik lokasi banjir, meliputi Sidokerto, Kutoharjo, Kalidoro, Sidoarjo dan Geritan. Kegiatan ini sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan makan siang bagi masyarakat terdampak banjir.

Tim PKK dan Dharma Wanita tergerak melakukan aksi kemanusiaan ke warga terdampak banjir. --
Atik Kusdarwati Sudewo menyampaikan bahwa di setiap lokasi banjir telah tersedia dapur umum serta posko kesehatan.
Atik menyebut bahwa kebutuhan bahan pokok di dapur umum saat ini tercukupi berkat dukungan berbagai pihak.
"Juga tersedia posko kesehatan yang melayani pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga", ujar Atik yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pati pada Kamis (15/1/2026).
Atik juga menyempatkan melakukan pengecekan dapur umum yang didirikan PMI Pati. Fasilitas ini disiapkan khusus untuk mendukung kebutuhan pangan korban banjir.
Atik menegaskan, PMI Pati telah bergerak sejak awal terjadinya banjir dengan menyalurkan berbagai bantuan. Meliputi pembagian nasi bungkus, sembako, hingga pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak.
“Saat ini, PMI juga membuka dapur umum di lingkup markas PMI Pati. Nasi bungkus yang kami olah selanjutnya didistribusikan ke daerah-daerah yang terdampak banjir,” terang Atik.
Atik berharap eberadaan dapur umum dan dukungan logistik PMI, membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: