Tim Sar Lanjutkan Evakuasi Jasad Syafiq Ali di Gunung Slamet
LOKASI PENEMUAN - Setelah 17 hari hilang, jasad Syafiq Ali pendaki yang hilang di Gunung Slamet ditemukan di lokasi ini.--
PEMALANG, diswayjateng.com – Tim SAR kembali melanjutkan evakuasi jasad pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pada Kamis pagi, 15 Januari 2026. Sebelumnya, proses tersebut sempat tertunda akibat hujan disertai badai yang melanda kawasan gunung.
Pergerakan tim evakuasi dimulai sejak pukul 06.00 WIB menuju titik lokasi ditemukannya jasad korban, yakni di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, tepatnya di kawasan Watu Langgar.
"Tim sudah menaikkan jasad korban, sekarang menuju jalur Dipajaya, nanti masuk ke Pos 9 Plawangan Dipajaya," ujar Handhika dari Unit Siaga SAR Basarnas Pemalang saat ditemui di Basecamp Dipajaya.
Jenazah diturunkan dari lokasi penemuan ke basecamp secara estafet untuk menjaga kondisi fisik personel sekaligus memperlancar evakuasi hingga jasad korban tiba di Pos Pendakian.
"Karena ini medannya cukup panjang, jadi kita butuh stamina teman-teman agar tidak terkuras, kita taruh personel di pos-pos," jelas Handhika.
Seperti diberitakan sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan dinyatakan hilang saat melakukan pendakian tektok di Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Kabupaten Pemalang. Tim SAR akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad Syafiq Ali ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.49 WIB di kawasan Watu Langgar, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.
Peristiwa hilangnya Syafiq bermula saat ia melakukan pendakian bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, melalui Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya memulai pendakian pada Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB dan dijadwalkan turun keesokan harinya, Minggu, 28 Desember 2025.
Namun hingga Senin, 29 Desember 2025, keduanya tak kunjung kembali ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya. Petugas basecamp kemudian melakukan upaya pencarian.
Dalam proses tersebut, Himawan Choidar Bahran berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin malam, 29 Desember 2025, di Pos 5 Gunung Slamet. Sementara Syafiq belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian diperluas dengan melibatkan Tim SAR Gabungan hingga akhirnya jasad Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

