Penanganan Banjir hingga Penataan Kawasan Kota Menjadi Program Prioritas Pemkab Grobogan

Penanganan Banjir hingga Penataan Kawasan Kota Menjadi Program Prioritas Pemkab Grobogan

Bupati Grobogan Setyo Hadi (tengah) dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Grobogan Tahun 2027 di Pendapa Kabupaten setempat, pada Selasa (13/1/2026). (Istimewa)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) GROBOGAN, Jawa Tengah memastikan penanganan banjir dan penataan kawasan perkotaan menjadi program prioritas hingga tahun 2027.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Grobogan Tahun 2027 di Pendapa Kabupaten setempat, pada Selasa (13/1/2026).

"Meskipun tahun 2025 baru saja usai, pemerintah daerah harus bergerak cepat menyusun perencanaan tahun 2027 supaya pembangunan berjalan berkesinambungan," tegasnya.

Setyo Hadi menekankan pentingnya mengubah wajah ibu kota Kabupaten Grobogan, yakni Purwodadi, dengan mengusung semangat "Mbangun Deso Noto Kutho". Antara lain memperbaiki saluran drainase, membangun trotoar, penataan pohon-pohon dan membuat lampu jalan lebih terang benderang.

"Saya ingin kita bisa 'ninggali’ hal-hal baik," ajaknya kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.

BACA JUGA:Korban Dugaan Keracunan MBG di Grobogan Capai 803 Orang, 115 Masih Rawat Inap

BACA JUGA:Seorang PPPK Grobogan Formasi Tahun 2020 Diperpanjang Kontraknya Hanya Sebulan, Ada Apa?

Kendati demikian, Setyo Hadi mengaku ada kendala untuk bisa merealisasikan target tersebut, yakni keterbatasan anggaran, dampak adanya penurunan signifikan dana transfer pusat dalam APBD 2026 yang diprediksi berlanjut hingga tahun berikutnya.

"Pinjaman daerah tahun 2026 menjadi pilihan kebijakan yang kita ambil demi melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, penanganan banjir, dan mempercantik wajah perkotaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Setyo Hadi mengatakan, selain fokus kepada infrastruktur fisik, tema pembangunan tahun 2027 juga diarahkan pada penguatan ekonomi inklusif dan kualitas SDM. Ia meminta semua kepala OPD agar tetap inovatif dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan kantor OPD yang saat ini terhenti bisa dilanjutkan tahun 2027 agar pelayanan publik semakin baik,” imbuhnya.

Setyo Hadi menambahkan, selain itu juga berkolaborasi bersama menekan angka kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, dan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Anak (AKA). Termasuk peningkatan inovasi pelayanan publik melalui digitalisasi birokrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait