Buntut Kasus Keracunan MBG, Operasional SPPG Kwaron Gubug Dihentikan Sementara Waktu

Buntut Kasus Keracunan MBG, Operasional SPPG Kwaron Gubug Dihentikan Sementara Waktu

PENDAMPINGAN: Sejumlah petugas medis melakukan pendampingan kepada korban keracunan MBG di Ponpes Putri Miftahul Huda Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026). (Dok. Dinkes Grobogan)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah untuk sementara waktu.

Upaya itu diambil buntut kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan SPPG Kwaron kepada ratusan siswa di beberapa sekolah di Kecamatan Gubug.

Koordinator Regional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Jawa Tengah, Reza Mahendra menyampaikan, bahwa penghentian tersebut dilakukan untuk kepentingan pengecekan menyeluruh, baik secara internal maupun eksternal. Terutama terkait proses produksi dan pemilihan supplier.

”Operasional SPPG kami hentikan sementara untuk dilakukan evaluasi dan pemeriksaan secara mendalam. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya baru-baru ini.

Selain itu, Reza menyatakan, BGN siap bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban diduga keracunan MBG tersebut. Bahkan, siap menanggung semua biaya pengobatan, terutama yang tidak tercover BPJS Kesehatan.

"BGN sampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terdampak,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, 803 orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kwaron, pada Jumat (9/1/2026). Sekitar 688 orang sembuh setelah ditangani langsung. Adapun 115 orang harus menjalani rawat inap.

"Hingga Selasa siang (13/1/2026), ada 54 orang yang masih menjalani rawat inap," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan ketika dikonfirmasi Disway Jateng.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: