Wabup Grobogan Jenguk Santri Korban Keracunan MBG di Gubug
KERACUNAN MBG: Wakil Bupati (Wabup) Grobogan Sugeng Prasetyo menjenguk santri Pesantren Miftahul Huda yang keracunan MBG di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, Kecamatan Gubug, Minggu (11/1/2026). (Istimewa)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Wakil Bupati (Wabup) GROBOGAN, Sugeng Prasetyo menjenguk santri korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, Kecamatan Gubug, pada Minggu (11/1/2026).
Diketahui, puluhan santri tersebut berasal dari Ponpes Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug.
Mereka mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan diare pada Sabtu (10/1/2024) pagi. Sehari sebelumnya, mereka menyantap menu MBG berupa nasi kuning, telor, abon, dan lalapan timun.
Sugeng pun menyempatkan berdialog dengan sejumlah santri yang sebagian besar putri dan mengalami keparahan setelah memakan menu MBG.
Mereka menceritakan bahwa distribusi MBG pada hari Jumat (9/1/2026) terlambat. Jika hari biasanya mereka menerima MBG pada jam 09.00 WIB. Namun pada hari itu MBG baru diantar jam 11.00 WIB.
"Menurut penuturan santri yang masih menjalani perawatan, di antara mereka ada yang langsung menyantap menu MBG saat itu. Tetap ada yang memilih memakannya setelah salat Jumat," jelasnya kepada sejumlah wartawan.
Sugeng mengungkapkan bahwa pada saat menyantap, memang menu yang disajikan berupa nasi kuning dan telur ada yang kurang pada rasa maupun kondisinya. Namun hari itu mereka belum merasakan gejala keracunan.
Barulah pada Sabtu (10/1/2026) pagi sejumlah santri, baik itu santri putra atau putri merasakan gejala serupa mual-mual. Sehingga mereka segera dibawa ke puskesmas terdekat, lalu dirujuk ke RSUD Getas Pendowo.
Setelah mendengar penuturan para santri yang dirawat di RSUD Getas Pendowo Gubug, Sugeng meminta mereka tidak trauma dengan MBG.
"Akan kami benahi proses penyediaan MBG agar kejadian tak terulang lagi," kata Ketua Satgas MBG Kabupaten Grobogan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

