Tinjau Yonif TP Grobogan, Danrem 073/Makutarama Siap Tempatkan Sebanyak 1.100 Prajurit

Tinjau Yonif TP Grobogan, Danrem 073/Makutarama Siap Tempatkan Sebanyak 1.100 Prajurit

MENINJAU : Danrem 073/Makutarama Salatiga Kolonel Arm Ezra Nathanael (tengahl meninjau lokasi pendirian Yonif TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jumat (9/1/2026). (Istimewa)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Salatiga Kolonel Arm Ezra Nathanael meninjau langsung lokasi pendirian Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten GROBOGAN.

Lahan yang digunakan untuk Yonif TP merupakan lahan Perhutani, wilayah hutan RPH Mliwang, BKPH Tanggung. Total luas lahan yang disiapkan di area RPH Mliwang yakni 180,1 hektare.

Adapun peninjauan hingga marshaling area dilaksanakan Jumat (9/1/2026), mengingat pembentukan Yonif TP di Grobogan, tepatnya Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati sudah masuk tahap awal.

Turut mendampingi Kolonel Arm Ezra dalam peninjauan tersebut meliputi Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo, Wakapolres Kompol Trisno Nugroho, serta pejabat lainnya.

Kolonel Arm Erza mengatakan bahwa pendirian Yonif TP di Desa Kalimaro itu merupakan bagian kebijakan yang lahir dari visi besar untuk mewujudkan dan memperkuat pada program ketahanan pangan nasional.

"Kini, TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat daerah," jelasnya.

Kolonel Arm Erza melanjutkan secara konseptual bahwa keberadaan Yonif TP termasuk satuan Batalyon Infanteri dengan tugas utamanya mendukung percepatan pembangunan daerah. Kehadirannya diharap mempercepat pembangunan infrastruktur maupun perputaran ekonomi sehingga mampu meningkatkan PAD Grobogan.

"Soal penempatan prajurit, menunggu proses pembangunan markas Yonif TP selesai, dan ditempatkan tak jauh dari lokasi," sambungnya.

Kolonel Arm Ezra menyampaikan Yonif TP diproyeksikan memiliki kekuatan ideal sekitar 1.100 personel. Tahap awal penempatan, berkisar antara 400 hingga 600 prajurit. Penempatan ini dilakukan secara bertahap, seiring dengan kesiapan Yonif TP.

Hasil peninjauan Kodim 0717/Grobogan mencatat masih dibutuhkan adanya penambahan fasilitas pendukung dan sarana MCK. Termasuk juga perluasan lahan untuk pendirian tenda pasukan sebanyak 32 unit serta pembangunan 50 MCK.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait