Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus Dihantam Longsor, Dua Mobil Hanyut ke Jurang

Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus Dihantam Longsor, Dua Mobil Hanyut ke Jurang

Proses evakuasi dua unit mobil yang terperosok ke dasar jurang akibat longsor. --

KUDUS, diswayjateng.com - Kawasan religi Sunan Muria Kudus dihantam longsor. Hal ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus, pada Jumat (9/1/2026). 

Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat pagi hingga malam hari, memicu bencana tanah longsor terutama di kawasan di lereng Pegunungan Muria Kudus. 

Dari pantauan diswayjateng, tercatat bencana longsor terjadi di Desa Ternadi Kecamatan Gebok, Desa Rahtawu dan di Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus. Ketiga desa yang berlokasi di lereng Pegunungan Muria ini, mengalami bencana longsor. 

Longsor yang terjadi di Desa Rahtawiu mengakibatkan satu rumah warga Desa setempat roboh. Kawasan terparah terjadi di ruas jalan menuju kawasan wisata religi malam Sunan Muria, tepatnya di Desa Colo. 

Ruas jalan dan jembatan menuju kawasan tersebut dilaporkan longsor belasan meter. 

BACA JUGA:BPBD Ungkap Longsor Dominasi Bencana Semarang, Candisari hingga Gunungpati Masuk Zona Rawan Peta Rawan Terbukt

BACA JUGA:Longsor Tanggul Sungai Lusi di Kuripan Grobogan Semakin Parah, Ini Respon Pihak Terkait

Peristiwa ini mengakibatkan sebuah Suzuki Ertiga dan truk tangki terperosok masuk ke jurang. Beruntung dalam kejadian tanah longsor ini tidak menelan korban jiwa. 

Tiga penumpang mobil Suzuki Ertiga dan seorang sopir truk tangki dengan cepat diselamatkan oleh petugas gabungan dari BPBD dan Polres Kudus. 

Bencana longsor jembatan terjadi di sebelah barat pintu portal retribusi wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua kendaraan terseret longsoran tanah yang ambrol. 

Kapolres Kudus melalui Kapolsek Dawe AKP Budianto menjelaskan, longsor dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Dawe sejak pagi hari dan disertai angin kencang.

Menurut Budianto kondisi tersebut menyebabkan tanah di sekitar tebing jalan menjadi labil dan tergerus air. Kondisi itu membuat konstruksi jembatan tidak mampu menahan beban dan mengalami longsor.

BACA JUGA:Desa Rembul Tegal Dilanda Bencana Banjir, Angin Kencang hingga Longsor

BACA JUGA:Dua Rumah di Balapulang Tegal Rusak Kena Longsor, PMI Gercep Beri Bantuan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait