Warga Pabean Gotong Royong Perbaiki Tanggul Sungai Bremi Jebol

Warga Pabean Gotong Royong Perbaiki Tanggul Sungai Bremi Jebol

Warga Pabean Kota Pekalongan Gotongroyong perbaiki tanggul Sungai Bremi yang Jebol--Mukhtarom

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Tanggul Sungai Bremi jebol dan menggenangi permukiman warga RW 12 Dusun Pabean, Kelurahan Padukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, saat debit air sungai meningkat drastis.

Akibat kejadian itu, sedikitnya 300 jiwa terdampak, sementara sekitar 100 warga terpaksa mengungsi ke Gedung SD Negeri Pabean dan mushola terdekat untuk menghindari genangan air yang masuk ke rumah-rumah mereka.

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid (Aaf), saat meninjau perbaikan tanggul  menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, TNI dan Polri yang suka rela gotongroyong dalam penanganan tanggul jebol dengan membuat tanggul darurat.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan bencana di wilayah rawan banjir tersebut.

BACA JUGA:Kepanikan Warga Pabean Pekalongan Saat Banjir Terjang Permukiman, Akibat Tanggul Sungai Bremi Jebol

BACA JUGA:Tanggul Sungai Bremi Jebol, Ratusan Rumah di Pekalongan Terendam Banjir

“Terimakasih atas supportnya. Terimakasih atas kerjasamnya warga mau kerja bakti. Masyarakat kota yang rawan bencana, keterlibatan warga jadi kunci kecepatan penanganan, di Pabean warga luar biasa,” ujar Aaf.

Ia menuturkan, banyak warga bahkan rela meninggalkan pekerjaan demi membantu proses penanganan darurat di lokasi tanggul jebol. Aaf menilai, tanpa peran aktif masyarakat, upaya penanganan akan berjalan lebih lambat.

“Sampai tidak bekerja untuk penanganan tanggul jebol. Kalau warga tidak turun dan hanya tergantung dari pemerintah daerah, penanganan tidak akan secepat ini,” katanya.

Saat ini, pemerintah kota bersama BPBD, TNI, Polri dan warga setempat terus melakukan penanganan darurat dengan menutup titik tanggul yang jebol menggunakan karung pasir.

Penutupan sementara dilakukan dengan menyusun kantong berisi pasir dan tanah, yang ditargetkan dapat selesai secepatnya saat material pendukung tersedia.

BACA JUGA:Empat Titik Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Permukiman Mangunharjo Terendam Banjir

BACA JUGA:Tanggul Sungai Jebol, Pemukiman Desa Srikaton Pati Terendam Banjir dari Pegunungan Kendeng

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait