Masyarakat Grobogan Ikut Program Transmigrasi ke Sulawesi Selatan
TRANSMIGRAN: Salah satu keluarga transmigran asal Kabupaten Grobogan di Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. (Dok. Disnakertrans Grobogan)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Tiga keluarga dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), ikut program transmigrasi ke Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan, Teguh Harjokusumo, menuturkan bahwa mereka berangkat akhir Desember 2025, sebelum tahun baru 2026 ketiganya sudah sampai di tujuan.
"Mereka dari tiga desa berbeda, yakni Desa Geyer, Kecamatan Geyer. Lalu, Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari. Kemudian Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung. Totalnya ada 12 jiwa,” ujarnya, baru-baru ini.
Teguh mengatakan, setelah rangkaian seremonial pelepasan di Kabupaten Grobogan, mereka diberangkatkan ke lokasi transit di BLK Kota Semarang. Baru kemudian terbang ke Sulsel, baru melanjutkan perjalanan darat menuju lokasi transmigrasi.
"Mereka diterima secara resmi oleh Bupati Sidenreng Rappang bersama 35 kepala keluarga transmigran dari berbagai daerah lainnya. Setelah itu, mereka mengikuti pengundian Rumah Transmigran serta Jamban Keluarga (RTJK),” sambungnya.
Teguh menambahkan, mereka juga mendapatkan lahan pekarangan dan lahan usaha yang menjadi modal awal memulai kehidupan baru di kawasan transmigrasi.
Teguh mengungkapkan, tahun 2025, Grobogan sendiri menjadi salah satu daerah dengan alokasi penempatan transmigrasi paling banyak di Jateng. Dari total 19 kuota provinsi, tiga kuota diberikan kepada Grobogan. Adapun sisanya tersebar di 16 kabupaten dan kota lainnya di Jateng.
"Program transmigrasi diharap mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga peserta serta memberi dampak positif bagi wilayah tujuan. Kami berharap transmigran dari Grobogan mampu beradaptasi, mandiri, dan membawa nama baik daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Teguh menyampaikan, program transmigrasi sejalan dengan slogan dari Kementerian Transmigrasi, yakni "Kesejahteraan untuk Semua". Dimana diharapkan bisa menekankan pemerataan dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

