Dishub Tegal Perbaiki 435 Gangguan Lampu PJU, 9 Lainnya Masih Tertunda
PERBAIKAN - Petugas Dinas Perhubungan Kota Tegal melakukan perbaikan Lampu PJU. Gangguan yang dilaporkan cukup bervariasi.--
TEGAL, diswayjateng.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal mencatat, sebanyak 435 gangguan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) telah diperbaiki, atau 98 persen berhasil diselesaikan. Capaian kinerja pemeliharaan Lampu LPJU ini dilaksanakan sepanjang November hingga Desember 2025.
Jumlah tersebut merupakan dari total 444 tugas perbaikan gangguan lampu PJU yang dijadwalkan. Sementara 9 gangguan lainnya masih tertunda perbaikannya karena hujan dan akan dijadwalkan pada hari berikutnya.
Proses perbaikan LPJU yang dilakukan mencakup berbagai wilayah mulai dari jalan arteri hingga gang-gang pemukiman warga. Informasi gangguan LPJU bersumber dari berbagai kanal
Mulai dari aduan masyarakat melalui WhatsApp, media sosial, hingga aduan langsung ke kantor Dishub. Termasuk pula laporan dari kanal Laporgub dan hasil patroli malam hari yang dilakukan Tim Pemeliharaan LPJU Dishub.
BACA JUGA:Polres Tegal Ungkap Peredaran Sabu dan Pil Ekstasi di Adiwerna, Satu Pelaku Diamankan
BACA JUGA:Polres Tegal Perkuat Pemahaman Pembaruan Hukum Pidana
“Dengan tingkat penyelesaian mencapai sekitar 98 persen, tim teknis menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam merespons laporan gangguan di lapangan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Riandy Setiawan mewakili Kepala Dishub Abdul Kadir, Rabu (7/1/2026).
Riandy menjelaskan, berdasarkan data harian, gangguan yang dilaporkan sangat bervariasi. Lampu padam merupakan gangguan paling dominan di hampir seluruh lokasi. Sedangkan lampu berkedip sering ditemukan pada lampu-lampu dengan daya besar.
Indikasi korslet juga kerap terjadi baik pada titik lampu di tiang maupun pada jaringan kabel bawah tanah, seperti yang terjadi di Kawasan Taman Pancasila.
Permasalahan lainnya seperti MCB yang turun sehingga perlu dinormalkan kembali, serta pemindahan meterisasi ke panel baru, termasuk tiang roboh akibat ditabrak kendaraan atau kabel putus karena terkena pohon tumbang.
BACA JUGA:PMI Kabupaten Tegal Ulurkan Tangan, Korban Kebakaran di Cilongok Terima Bantuan
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Tegal Kritik Tajam Pengelolaan Guci, Bakhrun: Jangan Sampai Jadi 'Seribu Tiket'
Dari rekapitulasi teknis, komponen yang paling sering memerlukan penggantian atau perbaikan adalah lampu LED. “Komponen LED adalah yang paling banyak ditangani,” sebut Riandy.
Komponen LED dimaksud terutama LED 40 watt untuk area jalan lokal, pemukiman, atau gang. Serta, LED 120 watt serta 200 watt untuk jalan raya utama (arteri dan kolektor). Selain itu, banyak ditemukan kasus MCB pada box APP yang perlu diganti karena rusak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

