Perumda Tirta Ayu Tegal Kejar Target 2.650 Sambungan Rumah Baru

Perumda Tirta Ayu Tegal Kejar Target 2.650 Sambungan Rumah Baru

STRATEGI - Dirut Perumda Tirta Ayu didampingi Dirtek menjelaskan strategi penambahan cakupan layanan air bersih di tahun 2026.--

SLAWI, diswayjateng.com - Perumda Air Minum Tirta Ayu di tahun 2026 ini berupaya mewujudkan percepatan penambahan 2.650 Sambungan Rumah (SR) baru. Hal ini sesuai dengan arahan Bupati Tegal selaku KPM (kepemilikan modal).  

Untuk memenuhi target tersebut, pihak Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten  Tegal melakukan pengembangan jaringan dengan memanfaatkan tambahan debit optimalisasi idel capasity PT Tirta Utama Jawa Tengah.

Dirut Perumda Air minum Tirta Ayu, Nandang Indradani ST didampingi Direktur Teknik, M. Mashadi Zaeni SH menyatakan, rencana pengembangan Sambungan Rumah baru akan diwujudikan untuk Desa Dermasandi, Purbayasa, Pegirikan, dan Penusupan. Juga untuk Pangkah di Kecamatan Pangkah dan Desa Karangmangu Kecamatan Tarub.

"Langkah sosilasisasi di 6 desa yang berada di dua kecamatan tersebut telah dilakukan di tahun 2025," ujarnya, Selasa (6/1).

Ditegaskan, pengembangan jaringan reguler dengan tambahan debit optimalisasi idel capacity tersebut menghasilkan 30 lps (liter per second) . "Pengembangan jaringan dilakukan di ruas Yamansari Balamoa dengan 2 opteker (meter induk) pembatas di Desa Penusupan dan Balamoa," ujarnya.

BACA JUGA:Lantik Direktur Teknik Perumda Tirta Ayu, Bupati Tegal Tekankan Pelayanan

BACA JUGA:Perumda Tirta Ayu Berkomitmen Tingkatkan Cakupan Layanan Air Bersih

Selain menambah cakupan layanan untuk air yang bisa dijual, pihaknya juga berupaya menekan kehilangan air dibawah 25 persen.

"Kami juga berupaya keras menekan kehilangan air yang ditahun 2025 mencapai 25, 30 persen di tahun 2026 ini kita upayakan bisa ditekan menjadi 24, 83 persen," ungkapnya.

Upaya mencari sumber mata air baru juga tengah dilakukan dengan membidik keberadaan sumber air di tuk Sikadu Bumijawa sebagai sumber air baru untuk penambahan debit air di wilayah Pantura khususnya Kramat.

Untuk tunggakan pelanggan selama tahun 2025 bisa ditekan menjadi 3 persen dari 60.000 pelanggan yang ada. Dengan penambahan sambungan rumah baru yang akan direalisasi tahun ini, praktis total jumlah pelanggan menjadi 62.650 pelanggan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait