Kecelakaan Rombongan Guru di Tol Ungaran, 5 Orang Dirujuk ke RS Elizabeth Semarang

Kecelakaan Rombongan Guru di Tol Ungaran, 5 Orang Dirujuk ke RS Elizabeth Semarang

RINGSEK : Toyota Haice membawa rombongan Guru asal Jakarta usai menabrak Truk crane mengalami ringsek dibagian kabin, Senin 6 Januari 2026. Foto :ist/Erna Yunus Basri--

UNGARAN, diswayjateng.com - Kabar terbaru penanganan kasus kecelakaan menimpa rombongan Guru Yayasan Marsudirini asal Jakarta, tercatat lima orang penumpang harus rujuk ke Rumah Sakit (RS) Elizabeth Semarang, Senin 6 Januari 2026. 

Sedangkan 4 penumpang lainnya masih di rawat di RSUD Ungaran, beserta pengemudi Toyota Hiace dengan Nopol B 7047 PXU yakni Totot Andriyanto (56) warga Sungaijodoh, Batam. 

Sementara, seorang penumpang yang tewas di lokasi kejadian disebabkan benturan hingga terjepit adalah Terodius Heru Sucahya (57), warga Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dan masih berada di Kamar Jenazah RSUD Ungaran. Sisa penumpang lainnya, dipersilahkan rawat jalan. 

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menyebutkan, kecelakaan menimpa rombongan guru ini terjadi di KM 436.600 Ruas Tol Samarang-Bawen, masuk wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. 

BACA JUGA:Rombongan Guru Kecelakaan di Tol Ungaran, Seorang Penumpang Tewas, 6 Orang Luka Serius

BACA JUGA:Direktur RSUD Batang: Jenazah Korban Kecelakaan Tol Batang Sudah Dipulangkan ke Rumah Duka

Dimana, total penumpang Toyota Hiace yang disewa para Guru Marsudirini Jakarta itu dengan tujuan Bawen berjumlah 14 orang. 

"Saat ini, lima orang penumpang harus rujuk ke Rumah Sakit (RS) Elizabeth Semarang. Empat orang penumpang masih di RSUD Ungaran beserta pengemudi," ujar Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani. 

Kasat Lantas pun menerangkan kronologi kejadiannya. Dimana, rombongan guru ini menyewa Toyota Hiace dari Jakarta dengan tujuan Bawen, Kabupaten Semarang. Sesaat sebelum kejadian, pengemudi Toyota Haice mencoba berpindah jalur ke jalur lambat. 

Sementara, di jalur yang sama terdapat truk crane yang membawa beton. Karena mengantuk dan kurang memperhitungkan jarak dan kecepatan, tabrakan pun tak terhindari. 

"Saat berpindah jalur, pengemudi Toyota Hiace mengaku mengantuk dan tidak dapat memperhitungkan jarak dengan kendaraan di depannya hingga menabrak bagian belakang truk crane," paparnya. 

BACA JUGA:Sopir Masih Diperiksa, Polisi Hati-hati Tetapkan Tersangka Kecelakaan Tol Batang–Semarang

BACA JUGA:Kecelakaan Tol Batang Semarang Disorot, Jasamarga Pastikan Jalan Laik Operasi

Usai tabrakan, kondisi Toyota Hiace ringsek dibagian kabin hingga tak berbentuk. 

Dalam video amatir pengguna jalan tol lainnya, sempat terlihat terlihat beberapa orang yang mengatur arus lalu lintas untuk memberitahukan kendaraan lainnya. 

"Yang mengatur itu penggunaan kendaraan lain yang berhenti untuk menolong," imbuhnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan guru asal Jakarta menumpang Toyota Hiace menambrak bagian belakang truk Crane Nopol Mitsubishi B 9241 VB di ruas Tol Ungaran. 

Kecelakaan masuk wilayah Polsek Ungaran Timur itu, menyebabkan seorang penumpang asal Jakarta tewas di lokasi kejadian. 

Sementara, enam orang penumpang lainnya mengalami luka serius dan awalnya dilarikan ke RSUD Ungaran. Sedangkan untuk penumpang lainnya meski selamat mengalami syok dan trauma. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: