Operasi Gabungan SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditutup, Basarnas Tetap Lanjutkan 2 Hari Lagi

Operasi Gabungan SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditutup, Basarnas Tetap Lanjutkan 2 Hari Lagi

Apel penutupan operasi Gabungan SAR Pendaki hilang di Gunung Slamet, di halaman Posko Dipajaya, Pulosari, Pemalang. Senin 5 Januari 2026--Relawan

PEMALANG, diswayjateng.com - Operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18) resmi ditutup. Apel penutupan operasi yang melibatkan ratusan relawan ini digelar di halaman Posko Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari Pemalang, Senin 5 Januari 2026.

Tim SAR gabungan menggelar operasi pencarian survivor selama 7 hari penuh, dan telah menyusuri seluruh jalur pendakian via Basecamp Dipajaya hingga ke puncak Gunung Slamet. Tak hanya disitu, Tim SAR gabungan juga menyisir jalur lintasan sumber air di lereng gunung hingga menembus medan terjal, semak belukar dan jurang yang curam.

Seluruh upaya sudah ditempuh, namun tak membuahkan hasil. Syafiq tak bisa ditemukan.

Komandan Basarnas Pemalang, Handika, menerangkan bahwa penutupan operasi ini bersifat resmi untuk operasi yang telah digelar selama 7 hari dengan melibatkan seratus lebih relawan. Namun Basarnas secara khusus akan menambah waktu selama 2 hari untuk pencarian survivor.

"Masih diperpanjang kang, pencarian ditambah 2 hari hingga rabu. Kalau ini penutupan yang global, namun atas permintaan keluarga survivor, Basarnas perpanjang operasi pencarian 2 hari," kata Handika, usai apel penutupan perasi SAR di halaman Posko Dipajaya, Senin, 5 Januari 2026.

BACA JUGA:Tujuh Hari Pencarian, Jejak Pendaki Hilang di Gunung Slamet Belum Ditemukan

BACA JUGA:Ayah Pendaki Hilang Turun ke Jurang dengan Alat Seadanya: “Saya Babati Semak, Saya Panggil Namanya”

Penutupan operasi SAR ini dipertegas oleh kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Agus Ikmaludin.

"Resmi penutupan hari ini jam 16.00 WIB, dari permintaan keluarga Basarnas perpanjang 2 hari," terang Agus.

Meski sudah ditutup, BPBD Pemalang tetap membantu Basarnas dengan memberikan fasilitas yang diburuhkan.

"BPBD tetap memfasilitasi dan memantau perkembangan," imbuh Agus Ikmaludin.

Agus pastikan Basarnas tetap berusaha mencari Syafiq, hingga 2 hari kedepan dan seluruh relawan yang masih lanjutkan operasi langsung di bawah koordinasi Basarnas.

"Relawan dibawah koordinasi Basarnas tetap melaksanakan pencarian," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait