Tiga Bulan Terendam Banjir, Warga Bonang Pertanyakan Kinerja Pemkab

Tiga Bulan Terendam Banjir, Warga Bonang Pertanyakan Kinerja Pemkab

Jalan Bonang Demak yang rusak parah.-nungki diswayjateng-

DEMAK – Warga Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, mengeluhkan kondisi Jalan Raya Demak–Moro yang rusak dan terendam banjir selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dengan fungsi vital sebagai akses utama pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian masyarakat.

 

Ahmad Fahmi, warga Desa Tridonorejo yang rumahnya berada tepat di tepi jalan tersebut, mengatakan genangan air terjadi hampir setiap hari. Menurutnya, jalan yang selalu tergenang ini menjadi jalur penting karena di sepanjang ruas tersebut terdapat SMP, SD, serta Kantor Kecamatan Bonang.

 

“Jalan Raya Demak–Moro ini sangat vital. Selain ada sekolah dan kantor kecamatan, jalan ini juga penghubung utama aktivitas ekonomi warga Bonang. Tapi sudah sekitar tiga bulan tidak ada tindakan nyata dari pemerintah untuk penanganan banjir rob. Ini tentu menyakitkan,” ujar Fahmi, Senin (5/1/2026).

 

Ia berharap pemerintah daerah dan dinas terkait, termasuk Bupati Demak, segera turun langsung memberikan solusi konkret. Fahmi menegaskan warga tidak ingin persoalan ini berlarut hingga memicu aksi protes besar-besaran.

 

Sebagai pedagang, Fahmi mengaku dampak banjir sangat terasa terhadap penghasilannya. Dagangan menjadi sepi karena banyak pengendara enggan melintas di jalur tersebut dan memilih jalan alternatif melalui kampung-kampung.

 

Keluhan serupa disampaikan warga setempat lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia menyebut genangan air tidak hanya terjadi di depan rumah warga, tetapi juga di depan SMP Bonang dan Kantor Kecamatan Bonang.

 

“Kalau tidak hujan ya air pasang. Jalan itu sudah terendam kurang lebih tiga bulan lebih. Mulai dari Bumdesma UPK Bonang sampai sekitar satu kilometer ke arah Keripik. Jalannya bahkan sampai berlumut karena terlalu lama terendam, jadi licin dan berbahaya,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: