Warga Cingkrong Tolak Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Alasannya

Warga Cingkrong Tolak Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Alasannya

PENOLAKAN: Suasana pertemuan antara Kades Cingkrong Jasmi dengan warga yang menolak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangunan Madrasah Diniyah (Madin) setempat, baru-baru ini. (Istimewa) --

GROBOGAN, diswayjateng.com - Warga Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten GROBOGAN, Jawa Tengah menolak tegas adanya rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desa setempat.

Adapun alasan penolakan sebab lokasi pembangunan KDMP direncanakan di bangunan Madrasah Diniyah (Madin) yang berdiri lebih dari empat dekade dan hingga kini masih aktif digunakan.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Cingkrong, Wajoyo, menilai Madin itu tidak semestinya digusur. Karena telah menjadi tempat pendidikan anak-anak desa setempat selama lebih dari 40 tahun.

"Karena lokasinya berdekatan dengan masjid atau mushola, utamanya Madin, itu kan untuk masyarakat, tidak boleh dibongkar. Bangunan Madin itu sudah lama, empat puluh tahun lebih, dan belum pernah diperbaiki,” ujarnya.

Kendati warga bersikukuh menolak rencana pembangunan KDMP itu, tapi hingga saat ini belum ada keputusan, karena akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) ulang.

Sementara itu, Kades Cingkrong, Jasmi mengatakan, keberadaan KDMP sangat dibutuhkan untuk mendorong peningkatan perekonomian warganya. Tapi kini masih ada kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait rencana itu. Sehingga akan dilaksanakan Musdesus kembali dengan melibatkan perwakilan masyarakat.

"Ketua KDMP ingin lokasinya strategis supaya ekonomi bisa berjalan. Karena ini menyangkut perekonomian, tentu membutuhkan akses yang mudah dan ada di tengah masyarakat,” jelasnya.

Jasmi mengungkapkan, saat ini sudah dibangunkan gedung baru pengganti dan rencananya akan dilanjutkan kalau KDMP jadi dibangun di lokasi Madin tersebut. Namun, jika ada penolakan, maka terpaksa pembangunan Madin itu belum bisa dilanjutkan.

"Meski demikian, kami pastikan pembangunan KDMP tersebut tidak akan dilanjutkan sebelum tercapainya kesepakatan bersama dengan warga," pungkasnya.

Seperti diketahui, pekan kemarin telah dilaksanakan pertemuan antara warga dengan Kades Cingkrong, Jasmi, serta perangkatnya di Balai Desa Cingkrong. Pertemuan itu dilandasi bahwa Madin suatu bagian penting bagi pendidikan agama. Hingga acara selesai, belum ada keputusan bersama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: