17 Km Jalan Pantura Batang Bakal Dibeton Mulai Januari 2026, Nilainya Rp251 miliar
ppk 1.2 Jawa Tengah, Balai Besar Jalan Nasional Jateng-DIY, Ridwan Umbara (kiri berkacamata) bersama Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono di Kecamatan Banyuputih, Senin 5 Januari 2026.-Disway Jateng/Bakti Buwono -
BATANG, diswayjateng.com - Jalan Pantura BATANG–Pekalongan bakal dibeton sepanjang 17km dengan nilai anggaran mencapai Rp251 miliar dipastikan mulai berjalan pada awal 2026. Kepastian tersebut berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2, Ridwan Umbara, terkait paket preservasi jalan nasional ruas Pekalongan–Batang–Plelen. Ridwan menjelaskan bahwa kontrak pekerjaan telah resmi diteken pada 15 Desember 2025.
“Iya, kami sudah berkontrak tanggal 15 Desember kemarin untuk paket preservasi jalan Pekalongan–Batang–Plelen dengan nilai sekitar Rp251 miliar,” ujar Ridwan di Banyuputih, Senin 5 Januari 2026.
Dalam paket tersebut, penanganan utama berupa rekonstruksi perkerasan jalan dari aspal menjadi perkerasan beton atau rigit. Total panjang jalan nasional yang direkonstruksi mencapai 17 kilometer.
BACA JUGA: Tujuh Hari Pencarian, Jejak Pendaki Hilang di Gunung Slamet Belum Ditemukan
BACA JUGA: Identitas 6 Korban Kecelakaan Maut Tol Batang, Kasatlantas: Seorang Penumpang Toyota Voxy Meninggal
Dari total tersebut, 14 kilometer berada di wilayah Kabupaten Batang dan ruas Batang–Kendal. Sementara sisanya sepanjang 3 kilometer berada di wilayah Kota Pekalongan.
Ridwan menegaskan bahwa saat ini proyek telah memasuki tahap awal berupa survei lapangan dan pengukuran teknis.
“Kami sekarang sudah masuk tahap survei dan pengukuran, jadi teman-teman mungkin sudah melihat aktivitas di lapangan,” katanya. Pihaknya menargetkan sebagian penanganan jalan sudah dapat dirasakan masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026.
Salah satu ruas prioritas yang akan ditangani lebih awal adalah Jalan Jenderal Sudirman di dalam Kota Batang. “Di Sudirman akan kami tangani dulu sebagian sepanjang sekitar 700 meter,” ungkap Ridwan.
BACA JUGA:Perhutani KPH Pekalongan Barat Fokus Identifikasi Lahan Garapan Liar Kawasan Hutan
BACA JUGA:Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, UNNES Buka 12.470 Kursi di 76 Prodi
Selain itu, penanganan juga akan dilakukan di beberapa titik strategis di ruas Batang–Kendal. Terdapat tiga hingga empat titik yang direncanakan mendapat penanganan betonisasi.
Prioritas utama diarahkan pada jalur menuju Semarang karena memiliki peran vital sebagai jalur mudik Lebaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: