Diduga Kurang Fokus, Fortuner Masuk Got di Jalan S Parman Semarang

Diduga Kurang Fokus, Fortuner Masuk Got di Jalan S Parman Semarang

Mobil rental Toyota Fortuner terperosot di pendestrian jalan S. Parman.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.com – Sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna hitam mengalami kecelakaan tunggal dan terperosok masuk ke dalam got di Jalan S Parman, Kota Semarang, Jumat, 2 Januari 2025 pagi. Insiden tersebut terjadi tepat di depan Gedung Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PKB PPRI).

Peristiwa kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kendaraan bernomor polisi AD 1733 S melaju dari arah utara menuju selatan di ruas jalan yang memiliki tikungan serta kontur menanjak.

Saksi mata di lokasi, Muh Tharom, mengatakan mobil melaju dengan kecepatan sedang sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan. Setelah menghantam trotoar, kendaraan langsung masuk ke dalam got di sisi kiri jalan.

“Tidak kelihatan ngebut, tapi seperti sopirnya kurang fokus. Mobil menabrak pembatas lalu masuk ke got,” ujar Tharom  yang berprofesi sebagai petugas kebersihan, kepada Disway jateng. 

BACA JUGA:Awali 2026, Bandara Ahmad Yani Semarang Sambut Penumpang Perdana dan Catat Lonjakan Lalu Lintas

BACA JUGA:Kota Semarang Sambut Tahun 2026 Tanpa Kembang Api, Doa Lintas Agama Jadi Simbol Empati untuk Korban Banjir

Ia mengaku sempat mendengar suara benturan cukup keras sesaat sebelum kendaraan terperosok. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, mobil tersebut merupakan kendaraan rental. Sopir dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.

Diketahui, kendaraan sebelumnya baru mengantar penumpang dari Bandara Ahmad Yani Semarang dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Sragen saat kecelakaan terjadi.

Kecelakaan ini berlangsung di awal tahun 2026, bertepatan dengan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), di mana volume kendaraan di Kota Semarang cenderung meningkat dibanding hari biasa.

BACA JUGA:Dana Zakat Rp1,7 Miliar Disalurkan ke 2.500 Warga, Pemkot Semarang Puji Peran BAZNAS

BACA JUGA:Libur Tahun Baru Belum Usai, Tiket Kereta dari Semarang–Tegal ke Jakarta hingga Bandung Masih Melimpah

Hingga berita ini diturunkan, mobil masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi. Kejadian tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan S Parman melambat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: