Ditambah 7 Persen, Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon Hingga 3 Juta Lebih di Jateng-DIY
MENAMBAH : Pertamina menambah tabung gas elpiji 3kg hingga 1 Januari 2026. Foto : Erna Yunus Basri--
SEMARANG, diswayjateng.com - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan tabung LPG melon di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng dan DIY) hingga 7 persen lebih banyak, di tanggal 1 Januari 2026.
Penambahan pasokan ini, di luar pasokan normal guna menambah kenyamanan masyarakat pada momen natal dan tahun baru.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan, sebanyak 3,15 juta tabung LPG 3 kg tambahan.
Sehinggakan, pada tanggal 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 Pertamina tidak meliburkan pasokan gas elpiji.
"Atau setara dengan 9.436 Metrik Ton yang disalurkan bertahap pada tanggal 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026," kata Taufik.
Hal ini, diakuinya, dilakukan Pertamina sebagai upaya antisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3kg masyarakat
Dalam keterangan persnya, Taufik menjelaskan, tambahan tabung tersebut terdiri atas DIY 345 ribu tabung dan Jateng sebanyak 2,8 juta tabung.
"Jumlah tersebut 7,7 persen lebih banyak dari penyaluran normal harian," ungkapnya.
Pertamina akan menyalurkan tambahan tabung tersebut melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.
Sehingga, Pertamina menjamin ketahanan stok LPG 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta aman.
Taufik menambahkan, Pertamina sendiri menyediakan LPG non-subsidi yaitu Bright Gas, dengan dua varian ukuran yaitu Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
Dan lada momen nataru ini terdapat promo pembelian Bright Gas kemasan 5,5 kg dan 12 kg yakni cashback untuk refill tabung hingga Rp 25.000,- jika konsumen membeli melalui aplikasi MyPertamina.
"Untuk informasi seputar produk dan layanan dari Pertamina, konsumen maupun masyarakat luas dapat memperoleh informasi melalui aplikasi MyPertamina maupun Pertamina Call Center di nomor 135," imbuhnya.
Sebagai dukungan terhadap program Subsidi LPG yang dijalankan pemerintah, masyarakat yang mampu diimbaunya untuk memberi LPG non-subsidi seperti Bright Gas, agar subsidi tetap tepat sasaran.
"Kami imbau kepada masyarakat sebaiknya dapat melakukan pembelian produk LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni paling murah di Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000. Apalagi sekarang lokasi pangkalan terdekat dengan tempat tinggal dapat diakses dengan mudah melalui subsiditepatlpg.MyPertamina.id,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: