Penghujung Tahun 2025 Berakhir Petaka, Puting Beliung Sapu Rumah Warga Pati

Penghujung Tahun 2025 Berakhir Petaka, Puting Beliung Sapu Rumah Warga Pati

Polisi bergotong royong memperbaiki kondisi genteng rumah warga yang hancur disapu puting beliung di Desa Gebang--

PATI, diswayjateng.com- Angin puting beliung melanda Desa Gebang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Bencana alam tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Berdasarkan data terbaru yang telah diverifikasi di lapangan, tercatat 56 rumah terdampak dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp71 juta, sementara korban jiwa nihil.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradhi menjelaskan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun memiliki daya rusak yang cukup kuat hingga menyebabkan genting rumah warga beterbangan dan sejumlah atap melorot.

“Update data terakhir menunjukkan sebanyak 56 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, mayoritas pada bagian atap. Alhamdulillah, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa,” jelas AKP Daffid Paradhi.

Sebagai langkah cepat penanganan darurat, personel Polsek Gabus bersama Koramil Gabus serta Peleton Siaga Bencana Bhayangkara yang dipimpin oleh Pamapta Polresta Pati langsung terjun ke lokasi kejadian. 

Aparat bahu-membahu membantu warga melakukan perbaikan sementara. Yakni dengan memasang kembali genting yang melorot agar rumah tetap aman untuk dihuni.

Selain membantu secara fisik, aparat juga melakukan pemantauan situasi guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pascakejadian. 
Angin puting beliung terjang Desa Gebang memaksa polisi sigap bantu warga terdampak. --

Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata respon cepat negara dalam menghadapi situasi bencana.

AKP Daffid Paradhi menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam penanganan bencana.

 “Kami bersama TNI dan unsur terkait berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu warga terdampak sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Hingga saat ini, proses pendataan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada rumah warga yang terlewat serta memetakan kebutuhan pascabencana. 

Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan tambahan.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait