19 Remaja di Kudus Ngaku Kebal Bacok dan Berani Mati Melempem Ditangkap Polisi

19 Remaja di Kudus Ngaku Kebal Bacok dan Berani Mati Melempem Ditangkap Polisi

Barang bukti 14 senjata tajam berbagai jenis dan ukuran disita polisi di kamar milik salah satu anggota kelompok.--

KUDUS, diswayjateng.com- Nyawa belasan remaja desa yang berlagak jagoan yang tinggal di kawasan pinggiran Kota KUDUS ini nyaris tewas. Beruntung rencana besar tawuran berdarah dua kelompok gang kampungan ini dibubarkan polisi. 

Kejadian yang menggemparkan warga Undaan saat malam Natal itu, polisi meringkus 19 remaja berlagak kebal bacok di Jalan Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus. 

Penangkapan remaja remaja yang sangat layak dibina kelakuannya ini, dilakukan Polsek Undaan yang dibackup Tim Resmob Satreskrim Polres Kudus. Yang membuat miris, belasan senjata tajam yang membuat gemeteran banyak orang disita polisi. 

Barang bukti 14 senjata tajam berbagai jenis dan ukuran tersebut diketahui disembunyikan di kamar milik salah satu anggota kelompok.

Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari saling ejek antar kelompok yang berujung rencana tawuran. 

Namun, aksi tawuran belum sempat terjadi lantaran tidak mendapat respons dari salah satu kelompok.

“Karena tawuran belum terjadi dan para pelaku masih di bawah umur dan masih sekolah, kami lakukan pembinaan,” kata AKP Uji Andi Haryono, Sabtu (27/12). 
19 remaja kebal bacok saat diinterogasi polisi --

Ke 19 remaja tersebut kemudian dibawa ke Balai Desa Medini untuk diberikan pembinaan bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan kepolisian. 

Pembinaan dihadiri Danramil 03/Undaan Letda Pal Teguh Raharjo, Kepala Desa Medini Agus Sugiyanto, Kepala Desa Kalirejo Agus Hariyanto, Kepala Desa Terangmas Sudiyono, serta Tim Resmob Satreskrim Polres Kudus.

Dalam pembinaan tersebut, para remaja diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. 

Selain itu, mereka juga diwajibkan melakukan wajib lapor ke Polsek Undaan dan Koramil 03/Undaan setiap hari Senin dan Kamis.

Polsek Undaan juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah terjadinya aksi kenakalan remaja dan potensi gangguan kamtibmas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: