Perkuat Kepemimpinan Sekolah, Cabdin XI Jateng Bersinergi dengan Universitas Harkat Negeri

Perkuat Kepemimpinan Sekolah, Cabdin XI Jateng Bersinergi dengan Universitas Harkat Negeri

KOORDINASI-Kepala Cabdin Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XI Tegal Indri Astuti bersama Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said dan kepala sekolah usai rapat koordinasi di Padepokan Kalisoga, Kampus 3 Universitas Harkat Negeri.--

TEGAL, diswayjateng.com - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah XI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kepala Sekolah yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu ke-97 serta Ulang Tahun Dharma Wanita ke-26 di Padepokan Kalisoga, Kampus 3 Universitas Harkat Negeri.

Kegiatan itu dihadiri oleh para Kepala SMA dan SMK se-Kota Tegal dan Kabupaten Brebes sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi, refleksi peran pendidik, serta mempererat sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan.

"Pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Cabang Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan," kata Kepala Cabdin Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XI Tegal Indri Astuti.

Setelah itu, dilanjutkan dengan rapat koordinasi kepala sekolah, yang membahas berbagai isu dan strategi penguatan manajemen pendidikan di wilayah kerja Cabdin XI. Ada juga  rapat koordinasi, kegiatan diisi dengan materi oleh Sudirman Said, Rektor Universitas Harkat Negeri, yang membawakan materi bertajuk “Menyegarkan Kembali Konsep Kepemimpinan”. 

BACA JUGA:Mahasiswa UHN Raih Juara 2 Duta GenRe Brebes 2025

BACA JUGA:KomiKom Resmi Dibentuk, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHN Gelar Pemira Pertama

Dalam pemaparannya, Sudirman menekankan bahwa pendidik adalah pemimpin, karena memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.

“Kepemimpinan adalah perilaku atau upaya memengaruhi orang lain agar bertindak secara sukarela, bukan karena jabatan, tetapi karena nilai-nilai yang diyakini,” ungkapnya.

Sudirman menjelaskan bahwa kepemimpinan intrinsik melampaui otoritas formal dan bertumpu pada integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta panggilan untuk melayani sesama.

Menurutnya, guru melahirkan pemimpin, baik di ruang kelas maupun di tengah masyarakat. Mengacu pada riset Kouzes dan Posner, Sudirman Said juga memaparkan The Five Practices of Exemplary Leadership, yakni: menjadi teladan bagi orang banyak, menginspirasi visi bersama, tidak menyerah pada status quo, memberdayakan orang lain untuk bertindak, serta menyemangati hati dan jiwa.

Kelima praktik tersebut bukanlah bakat alami, melainkan kompetensi yang dapat diasah melalui pengalaman, refleksi, dan pembelajaran berkelanjutan. Materi ini mendapat respons yang sangat antusias dari para kepala sekolah.

BACA JUGA:UHN Tegal Adakan Workshop Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran ‎

BACA JUGA:UHN Kota Tegal Gelar Pidato Kebangsaan dan Teatrikal Sumpah Pemuda

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait