Salatiga Terima Tiga Penghargaan Kesehatan Nasional

Salatiga Terima Tiga Penghargaan Kesehatan Nasional

DITERIMA : Salah satu penghargaan diterima Pemkot Salatiga dibidang Kesehatan. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

Pemerintah Kota Salatiga berhasil meraih penghargaan dibidang kesehatan, tiga kategori sekaligus. 

Penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai Kabupaten/Kota dengan Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik Wilayah Regional I serta Tanda Penghargaan Swasti Saba Padapa atas Keberhasilan dalam Menyelenggarakan Kabupaten/kota Sehat Tahun 2025. 

Tak hanya itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada Kota Salatiga atas Prestasi sebagai Daerah Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

Seluruh penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga.

Sebagai informasi, Penghargaan Swasi Saba Padapa merupakan kategori penghargaan atas upaya menciptakan lingkungan bersih, aman, dan sehat.

Dalam penghargaan ini terdapat tiga kategori yaitu Wistara sebagai kategori tertinggi, Wiwerda, dan Padapa. 

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan. 

"Syukur Alhamdulillah bahwa Dinas Kesehatan dalam hal ini telah melakukan kinerja terbaik dalam screening penyakit-penyakit atau kelainan-kelainan yang didapat pada bayi baru lahir sehingga dapat melakukan intervensi sejak dini untuk kualitas bayi mencapai generasi emas di 2045," ucap Wali Kota. 

Sebagai instansi koordinator dalam penyelesaian berbagai permasalahan kesehatan, khususnya penurunan angka Stunting, skrining kesehatan, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat, Wali Kota mengapresiasi kerja Dinas Kesehatan. 

Kota Salatiga juga mendapat penghargaan atas prestasi kerja baik dalam penurunan angka Stunting

Ia pun menyampai terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan unit-unit lain yang terkait untuk penurunan Stunting

Kedepannya, lanjut dia, akan terintegrasi dalam pelayanan posyandu 6 SPM. 

"Semoga Stunting di Kota Salatiga lebih bisa ditekan lagi, dan hal yang baik atau prestasi yang membanggakan adalah Stunting kita memang menurun, dari 16% menjadi 14% untuk saat ini hingga zero Stunting," pungkasnya. 

Ia menambahkan, dengan cspaian ini Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh dengan mendorong inovasi pelayanan kesehatan yang mudah diakses, responsif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: