Hadapi Nataru 2025/2026, Pemkot Salatiga Bentuk Satgas Pengamanan

Hadapi Nataru 2025/2026, Pemkot Salatiga Bentuk Satgas Pengamanan

RAPAT : Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ruang Kerja Wali Kota pada Selasa 9 Desember 2025. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com - Pemkot Salatiga akan menekankan dua fokus utama yang segera ditindaklanjuti dalam menghadapi perayaan Natal dan pergantian Tahun baru (nataru) 2025/2026. Yaitu pembentukan Tim Satgas dan penguatan koordinasi pengamanan sebagai langkah awal memperkokoh kesiapsiagaan daerah. 

Dua poin ini ditegaskan Wali Kota Robby Hernawan saat memimpin rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ruang Kerja Wali Kota pada Selasa 9 Desember 2025. 

Rapat dihadiri perwakilan Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga.

Wali Kota menegaskan bahwa koordinasi Forkopimda harus diperkuat tanpa celah, sebagai tindak lanjut amanah Rapat Koordinasi Forkopimda se-Jawa Tengah.

"Dan dua fokus utama yang segera ditindaklanjuti dalam menghadapi perayaan Natal dan pergantian Tahun baru 2025/2026 yaitu pembentukan Tim Satgas dan penguatan koordinasi pengamanan sebagai langkah awal memperkokoh kesiapsiagaan daerah," tandas Robby. 

Rapat tersebut juga membahas sejumlah aspek penting, mulai dari pengendalian mobilitas masyarakat hingga rekayasa lalu lintas termasuk penyiapan fasilitas parkir. 

Selain itu, pelaksanaan ram check terhadap sarana transportasi. "Mengingat puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025," paparnya. 

Keamanan tempat ibadah juga menjadi perhatian utama agar perayaan Natal berlangsung nyaman, khidmat, dan tertib. 

Di bidang stabilitas harga, Satpol PP dan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga akan memperkuat operasi pasar dan pengawasan distribusi kebutuhan pokok. 

"Sementara Pertamina juga memastikan ketersediaan BBM dan gas elpiji, serta Bulog menjamin kecukupan stok beras," imbuhnya. 

Di akhir rapat, Robby menegaskan kembali bahwa Forkopimda merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah. 

Ia menandaskan, eran Forkopimda adalah garda terdepan keamanan sehingga harus adaptif dan responsif. 

"Kita libatkan seluruh masyarakat dan media untuk menjaga kondusifitas Salatiga dengan memperkuat deteksi dini," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait