Dinas Sosial Kabupaten Pemalang Gelar Layanan KB dan Penyuluhan Stunting
PENYULUHAN - Kegiatan pelayanan KB dan penyuluhan stunting di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang.Foto: Agus Pratikno/diswayjateng.id --
PEMALANG, diswayjateng.id - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos KB PP) Kabupaten Pemalang. Menggelar kegiatan pelayanan KB dan penyuluhan stunting di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang. Turut mendampingi Petugas Babinsa Desa Wanarata Serka Assalam.
Kegiatan pelayanan KB dan penyuluhan stunting ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu. Mengenai pentingnya perencanaan keluarga serta upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.
Hadir sebagai pemateri, petugas penyuluhan Imelsa Ika Wulandari, yang menjelaskan secara gamblang bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis. Terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan sejak janin hingga anak usia dua tahun.
"Anak yang mengalami stunting umumnya memiliki tubuh lebih pendek dibanding anak seusianya. Ini bukan hanya soal tinggi badan, tapi bisa berdampak pada kecerdasan dan kesehatan jangka panjang,"katanya.
BACA JUGA:Akseptor Ikuti Pelayanan KB Gratis dalam Rangka Hari Keluarga Nasional
BACA JUGA:Pelayanan KB Kabupaten Tegal Lampaui Target hingga 232,97 Persen
Menurutnya, penyebab utama stunting adalah kurangnya asupan gizi saat janin dalam kandungan, infeksi berulang, serta pola asuh yang kurang optimal. Oleh karena itu, edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui menjadi sangat penting.
Adapun ciri-ciri anak stunting antara lain pertumbuhan tinggi yang lebih lambat dibanding anak seusia, berat badan tidak naik secara normal. Selain itu terlambatnya perkembangan motorik dan kognitif.
Dalam kesempatan itu, Imelsa juga memberikan edukasi mengenai macam-macam alat kontrasepsi. Baik jangka panjang (MKJP), seperti IUD, implan, dan steril, maupun non-MKJP seperti pil KB, suntik, kondom dan kalender.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: